Isnin, 23 Januari 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Tragedi Perayaan Imlek di China

Posted: 23 Jan 2012 05:02 AM PST

BEIJING - Perayaan Tahun Baru Imlek berakhir dengan tragedi bagi sebuah keluarga di China. Hanya karena perebutan lahan, perayaan ini justru menimbulkan korban jiwa lima orang.


Seorang pria bernama Liao yang seharusnya merayakan tahun baru itu dengan sukacita, ternyata memiliki maksud lain saat dirinya kembali ke kampung halamannya di Hunan, China.


Tak disangka pada malam perayaan hari yang penting bagi kalender China itu, Liao masuk ke dalam rumah sepupunya di Desa Tielu dan meledakan bom yang sudah dipersiapkannya. Bom itu meledak di saat seluruh anggota tengah menyantap makan.


"Mereka memang sudah saling berebut hak kepemilikan sebidang tanah. Liao yang jauh lebih muda, tiba-tiba saja masuk dan meledakan bom yang dibawanya dan menewaskan beberapa anggota keluarga sepupu Liao," ucap seorang tetangga korban yang bernama Xie seperti dikutip Xinhua, Senin (23/1/2012).


Xie mengaku mendengar ledakan keras saat insiden itu terjadi. Besarnya daya ledak membuat jendela rumah di sekitar wilayah itu turut mengalami kerusakan.


Liao tewas seketika akibat ledakan. Hal serupa juga terjadi pada sepupunya, orang tua dari sepupunya serta seorang anak kecil. Enam orang lain dilaporkan terluka dalam insiden ini.


Tragedi ini terjadi ketika sekira 1,5 milyar warga China menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan tahun naga air ini diwarnai dengan pesta kembang api, dan berbagai perayaan lainnya.

(faj) Full content generated by Get Full RSS.

Eropa Setengah Hati Berlakukan Sanksi untuk Iran

Posted: 23 Jan 2012 03:02 AM PST

BRUSSELS - Uni Eropa telah memberikan persetujuan awal untuk memberlakukan larangan impor minyak mentah terhadap Iran.

Tindakan itu bertujuan untuk memotong sumber utama pendapatan Teheran sekaligus sebagai tekanan agar Iran menghentikan program nuklirnya.

Namun mengingat krisis ekonomi yang tengah melanda Eropa sejak dua tahun lalu, Eropa sepakat untuk menunda implementasi penuh atas embargo minyak Iran sampai dengan 1 Juli mendatang.

Pemberlakuan embargo resmi terhadap Iran masih harus menunggu persetujuan para Menteri Luar Negeri Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara anggota yang dijadwalkan akan mengadakan pertemuan di Brussels.

Para menteri diperkirakan juga akan menyepakati sanksi terhadap bank sentral Iran, meskipun mereka memiliki daftar pengecualian khusus.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton mengatakan, dia berharap sanksi ekonomi akan melunakkan sikap Iran untuk kembali melakukan proses negosiasi dengan Barat.

"Saya ingin sanksi ini dapat mengakibatkan terbukanya kembali upaya negosiasi," ujar Ashton seperti dikutip Reuters, Senin, (23/1/2012).

Sikap yang diambil Uni Eropa ini mengikuti desakan AS yang sebelumnya juga memberlakukan sanksi yang sama bagi Iran.

Para diplomat Eropa mengatakan, pemerintah Uni Eropa berencana untuk meninjau kembali sanksi minyak ke Iran pada bulan Mei. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat seberapa besar dampak sanksi Iran terhadap kondisi perekonomian Eropa.(rhs)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen