Selasa, 1 November 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Polisi: Penembak Kapolsek Mulia Kelompok Kodap IX

Posted: 01 Nov 2011 12:40 AM PDT

JAYAPURA - Setelah melakukan penyelidikan atas penembakan terhadap Kapolsek Mulia, Puncak Jaya, Papua, Kompol Anumerta Dominggus Awes, Polda Papua merilis pelaku penembakan.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Alex Korwa mengatakan, dari hasil penyelidikan Polres Puncak Jaya dibantu Mabes Polri, para pelaku menyebut diri mereka kelompok Kodap X.

"Pelaku penembakan adalah kelompok Komando Daerah Papua (Kodap) X yang berjumlah 60 orang," terang Korwa di Mapolda Papua, Jayapura, Senin (1/11/2011).

Korwa menambahkan, pelaku melancarkan aksi mereka berbekal delapan buah senjata, terdiri dari enam pucuk laras panjang dan dua laras pendek.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengejaran dan penyelidikan atas keberadaan kelompok tersebut," sambung Korwa.

Sebelumnya, kelompok TPN/OPM pimpinan Puron Wonda juga mengklaim sebagai pelaku penembakan Dominggus. Klaim tersebut ditulis dalam bentuk surat yang dilayangkan kepada Bupati Puncak Jaya, Lukas Enembe, Namun Polri menyangsikan pengakuan anggota TPN/OPM tersebut.

Seperti diberitakan, Dominggus tewas ditembak di bagian hidung tembus ke belakang kepala dan dada pada Senin 24 Oktober siang sekira pukul 11.30 WIT. Saat itu korban sedang bertugas menjaga keamanan di Bandara Mulia. Sebelum ditembak korban sempat dianiaya dan senjata revolvernya dirampas.

(ton)

Full content generated by Get Full RSS.

Kesehatan Syaraf dan Otak Bisa Jadi Masalah Nasional

Posted: 01 Nov 2011 12:25 AM PDT

JAKARTA - Dengan bertambahnya usia harapan hidup di Indonesia akan timbul masalah baru yaitu proses penuaan otak dan jaringan syaraf. Persoalan kesehatan otak dan syaraf ini dapat menjadi masalah nasional yang serius dan berdampak luas.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dalam acara pemancangan pertama pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Senin (1/11/2011).
 
"Dari tujuh angka kematian, satu di antaranya disebabkan oleh stroke. Dan dari seribu orang, delapan di antaranya pernah mengalami stroke," terangnya.
 
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di hampir seluruh RS di Indonesia yaitu sebesar 15,4 persen. Prevalensi cidera kepala dan tulang belakang mencapai 7,5 persen dari total populasi.
 
"Angka kejadian stroke terus meningkat dari tahun ke tahun. Angka kejadian trauma kepala dan  tulang belakang akibat kecelakaan lalu lintas juga memprihatinkan. Jika tidak diantisipasi dengan serius, ini akan menjadi masalah nasional," tandas Endang.
 
Diberitakan sebelumnya, Kementrian Kesehatan membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Jl. MT Haryono, Kramat Jati, Cawang, Jakarta Timur yang rencananya akan mulai beroperasi pada tahun depan.
 

(abe)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen