Sabtu, 29 Oktober 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


4 Pelajar SMP Gelar Pesta Seks di Sekolah

Posted: 29 Oct 2011 01:15 AM PDT

GUNUNGKIDUL - Dunia pendidikan kembali tercoreng. Empat orang pelajar SMP di Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar pesta miras dan seks, di sebuah sekolah. Yang menarik, miras tersebut diperoleh dari warung milik seorang anggota polisi.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sepulang sekolah Jumat 28 Oktober kemarin, E (14), Tt (16), dan Yy (15), berkumpul di sebuah kuburan desa Baleharjo, Wonosari. Ketiganya lantas membeli miras jenis ciu yang dicampur dengan minuman bersoda.

"Awalnya kami nongkrong, lalu disuruh yahya membeli ciu aya beli di warungnya pak polisi namanya pak Azis," kata Tt, dihadapan petugas, Sabtu (29/10/2011).

Setelah itu, Yy menyuruh keduanya menjemput salah seorang teman wanitanya, Rus (15), untuk diajak bergabung dalam pesta miras itu. Rus pun datang dan karena takut ketahuan orang sekitar, keempat bocah itu pindah ke kuburan Cina yang letaknya jauh lebih sepi, di desa Jeruksari.

Saat mabuk berat, keempatnya kembali pindah di SMPN 2 Karangmojo "Di sana kami meneruskan minum, dan menghabiskan dua botol, kemudian kami pindah ke sekolah, karena Rus diajak latihan Basket oleh Va temannya," ujar dia.

Melihat salah satu ruang kelas tidak dikunci, keempatnya berinisiatif masuk. Sementara untuk mengelabuhi warga, mereka membiarkan Va bermain basket sendiri.

Tt menambahkan, saat keempatnya "berpesta" E berinisiatif merekam adekan tidak senonoh itu menggunakan telepon genggam."Yy, dan Rus 'main', saya dan E hanya mengamati, dan kemudian diajak untuk ikut," tuturnya.

Hal senada disampaikan E. Bocah yang masih duduk di kelas II SMP pun mengaku hanya melihat Yh melakukan adegan tersebut. Dia kemudian diminta untuk menyalakan video di HP yang dibawanya. "Saya memang merekamnya," ucapnya.

Namun saat asyik "bermain", keempatnya kepergok salah seorang penjaga sekolah lalu digiring ke Mapolres Gunungkidul. Rus yang syok langsung pingsan dan sempat dibawa ke RSUD Wonosari.

"Kita masih periksa pelaku, di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres," terang Kapolres Gunungkidul Asep Nalaludin Menurut Asep, dalam kasus ini tetap akan diberlakukan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan permpuan dan anak. "Pelaku kan juga masih anak-anak," katanya.

Disingguung soal penjual miras yang merupakan anggota polisi, Asep mengaku akan melakukan penyelidikan."Saya malah baru tahu kalau ada anggota yang menjual, kita berjanji akan menyelidiki,"ujarnya.

Menurutnya, jika memang terbukti ada anggota polisi yang menjual miras, dirinya tidak segan untuk menjatuhkan hukuman berat. "Saya pastikan akan menindak tegas jika ada anggota yang menjual miras," tutupnya.

(Markus Yuwono/Sindoradio/ded)

Full content generated by Get Full RSS.

Megawati: Saya Tidak Mau Kalah

Posted: 29 Oct 2011 12:48 AM PDT

JAKARTA - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri berpesan di depan siswa SMA peserta lomba Cerdas Cermat 4 Pilar se-Indonesia untuk tidak mudah menyerah dalam menggapai impian.  
Mega mencontohkan dirinya dalam hubungan keluarganya yang tidak mudah menyerah dalam mempertahankan pendapatnya.
 
"Saya dididik dari kecil tidak mau kalah dan tidak mudah menyerah. Saya dan kaka selalu besaing, selalu debat," kata Megawati di Kediamannya, Jakarta (29/10/2011)
 
Ketua Umum PDIP itu berharap generasi penerus berjenis kelamin perempuan untuk tidak segan berpolitik. Abad ke 21 sudah saatnya perempuan tidak kalah dengan laki untuk meraih cita-cita.
 
"Abad 21 itu abad permpuan saya melihat banyak sekali kenyataan bahwa penerima nobel ada dua orang. Mereka adalah orang yang mempunyai perjuangan dan keteguhan hati. Saya mngingikan kaum perempuan berpolitk. Jangan takut jadi perempuan dan jangan menyerah," tambahnya.

(opx)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan