Isnin, 10 Oktober 2011

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Gaddafi diperkirakan sembunyi di perbatasan

Posted: 10 Oct 2011 10:19 PM PDT

Pemimpin Libya Muammar Gaddafi. (FOTO ANATRA/REUTERS/Desmond Boylan/djo/11)

Berita Terkait

Video

Tripoli (ANTARA News) - Pemimpin terguling Libya Muammar Gaddafi diperkirakan bersembunyi di kawasan segitiga di Libya barat daya, yang berbatasan dengan Nigeria dan Aljazair,

Anggota Dewan Peralihan Nasional (NTC) Moussa Al Koni, Senin.dalam jumpa pers di ibukota Libya, Tripoli mengatakan kawasan segitiga tersebut berada di luar kendali Libya sehingga dapat memberikan tempat bagi Ghaddafi dan pengikut setianya untuk keluar masuk perbatasan.

Daerah itu memiliki kondisi geografis yang berat dengan gurun pasir dan pegunungan serta terdapat sedikit populasi, kata Al Koni.

"Setahu saya, Ghaddafi berada di kawasan segitiga itu agar dapat melarikan diri dan berpindah dengan cepat secara aman menuju Aljazair, Nigeria maupun Mali," kata Al Koni.

Al Koni menyarankan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk mengerahkan sejumlah helikopter serta pesawat tanpa awak guna mencari Ghaddafi di kawasan tersebut karena pihak militer Tuareg kurang memiliki kemampuan teknis.
(SDP-12)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

BNI kelola transaksi pembayaran pelanggan PGN

Posted: 10 Oct 2011 10:14 PM PDT

Kini Bank BNI bisa melayani transaksi perbankan PT PGN, dalam satu skema kerja sama di antara kedua BUMN itu. Diyakini kerja sama ini meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik terkait perusahaan penyedia energi itu. (ANTARA/Rosa Panggabean)

... para pelanggan gas rumah tangga dapat langsung membayar tagihan gas yang datanya terhubung langsung dengan sistem jaringan PGN...

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Selasa, melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk PGN untuk pelayanan transaksional perbankan perusahaan tersebut.

Kerja sama dengan PGN dilakukan BNI di Jakarta, yang bertujuan mewujudkan "Payment Point Online Bank" (PPOB) bagi pelanggan PGN rumah tangga.

Penandatanganan ini dilakukan Direktur Konsumer BNI, Darmadi Sutanto, dengan Direktur Keuangan PGN, M Riza Pahlevi.

Melalui program layanan PPOB ini, BNI turut mendukung program kerja dari PGN untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan kecil dan rumah tangga dalam melakukan pembayaran melalui loket-loket PPOB.

Dalam layanan tersebut para pelanggan gas rumah tangga dapat langsung membayar tagihan gas yang datanya terhubung langsung dengan sistem jaringan PGN.

Selain pembayaran tagihan PGN para pelanggan dapat memanfaatkan loket tersebut untuk pembayaran listrik PLN, Telkom maupun pembelian pulsa handphone.

Dalam program ini, BNI menggandeng mitra bisnis yang sudah bekerja sama sebelumnya dengan BNI untuk tagihan PLN, dan didukung lebih dari 500 loket payment point yang tersebar pada area layanan pelanggan PGN.

PGN merupakan salah satu perusahaan distribusi gas terbesar di Indonesia. Selain menyalurkan gas kepada pelanggan industri, PGN juga menyalurkan gas kepada pelanggan rumah tangga.

Saat ini jumlah pelanggan rumah tangga yang dilayani PGN telah mencapai 85.000 pelanggan yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bekasi, Banten, Cirebon, Palembang, Surabaya, Sidoarjo, Medan dan Batam.

Direktur Konsumer BNI, Darmadi Sutanto, mengatakan melalui program ini, BNI akan mengelola transaksi sekitar Rp2,4 miliar  perbulan.

Menurut dia, BNI memberikan benefit dan kemudahan kepada pelanggan maupun nasabah BNI dalam membayar tagihan gas rumah tangga PGN maupun tagihan lainnya seperti PLN.

"BNI memiliki komitmen kepada nasabah dan pelanggan PGN khususnya untuk menyediakan jasa dan produk perbankan yang dapat memenuhi semua aspek kebutuhannya, seperti transaksi harian, kebutuhan keluarga, hiburan, liburan, pendidikan dan kebutuhan lainnya," katanya.

Selain itu, BNI juga dapat berpartisipasi dalam program PGN untuk mengurangi tunggakan tagihan gas rumah tangga serta mempercepat proses pembayaran tagihan yang tersebar di area pemukiman penduduk.(D012)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen