Ahad, 3 Julai 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Besok Panja Mafia Pemilu Panggil Dewi Yasin Limpo

Posted: 03 Jul 2011 12:50 AM PDT

JAKARTA- Panja Mafia Pemilu terus menelusuri dalang kasus dugaan pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi Nomor 112 tertanggal 14 Agustus 2009.

Anggota Panja Pemilu, Malik harmain, mengatakan rencanaya Panja Pemilu akan memanggil Biro Hukum KPU Sigit Joyo Wardono dan Dewi Yasin Limpo pada pekan depan.

"Agenda besok kita akan panggil orang yang berkepentingan langsung dengan kursi itu yakni Ibu Dewi Yasin Limpo. Dia sudah oke datang, kalau nggak salah pada 4 atau 5 Juli mendatang. Rasanya kita perlu panggil Kabiro hukum KPU Pak Sigit," kata Malik di kantor DPP PKB Jakarta, Minggu (3/7/2011).

Keterangan Sigit, kata Malik, sangat dibutuhkan untuk mengetahui siapa yang berwenang terhadap alur proses surat di KPU. Sebab, ada beberapa kejanggalan surat yang berasal dari fax dari MK dapat dijadikan dasar untuk menetapkan Dewi Yasin Limpo sebagai pemilik kursi DPR.

"Kita ingin mengetahui siapa yang kirim surat itu. Kedua, surat itu dikirim kepada panitera bukan kepada MK. Mestinya surat itu dikirim ke ketua MK. Jadi banyak kejanggalan," tambahnya.
(kem)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ahmad Yani Klaim Tak Gunakan Money Politic

Posted: 03 Jul 2011 12:33 AM PDT

BANDUNG- Ahmad Yani salah satu kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berjanji tidak akan melakukan praktek politik uang (money politic) saat pemilihan Ketua Umum PPP pada Muktamar VII yang dilaksanakan di Bandung 2-7 Juli 2011 ini.

"Saya yakin, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) itu sudah punya pandangan bahwa pimpinan yang harus dipilih adalah mereka yang memiliki ide dan gagasan. Dan yang saya lakukan adalah transaksi gagasan dan ide, bukan money politic," ujar Yani saat dihubungi wartawan, Minggu (3/7/2011).

Yani mengklaim dirinya sudah banyak mendapatkan dukungan baik melalui telepon dan pesan singkat. Menurut dia pihak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) juga akan membuat surat pernyataan dukungan namun sudah dilarangnya dengan alasan hal tersebut sama saja melakukan pembodohan.

"Saya sendiri sudah banyak dukungan, baik melalui telepon atau SMS. Mereka juga mau membuat surat pernyataan dukungan. Tapi saya cegah. karena pola-pola seperti itu adalah pembodohan," katanya.

Kata anggota Komisi III itu sumber dana untuk pemenangan dirinya, mereka kumpulkan tidak dari sponsor tunggal dan mayoritas berinisiatif patungan dana dari team kubu pendukung Sahabat Ahmad Yani.

"Soal dana, saya sampaikan gagasan dan ide pada teman-teman. Mereka patungan, saya sendiri sangat menghindari sponsor tunggal karena itu akan membuat kita terkooptasi. Kita ingin menghadirkan pimpinan yang betul-betul mandiri tanpa berhutang budi pada siapapun. Dan saya juga sudah lama jadi advokat. bukan advokat rendahan, jadi saya juga tidak miskin-miskin amat," tandas Yani.

(ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan