Sabtu, 15 Januari 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Berkat Telepon Genggam, Polisi Tangkap Pencuri

Posted: 15 Jan 2011 03:16 PM PST

EDGEWATER - Petugas polisi di Edgewater, Florida, mengatakan mereka berhasil menangkap seorang pelaku pencurian berkat sebuah telepon genggam. Polisi menemukan telepon genggam milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian.

Telepon genggam itu yang kemudian digunakan oleh pihak kepolisian untuk melacak keberadaan pelaku. Seperti dilansir Associated Press pada Minggu (16/1/2011), kepolisian Edgewater telah mendatangi kediaman Kevin Jaycob Slagter untuk menanyakan telepon genggamnya.

Pria berusia 32 tahun ini mengatakan dia telah kehilangan telepon genggamnya itu. Ketika polisi mengatakan mereka telah menemukannya, Slagter akhirnya mengakui dia telah membobol 11 rumah.

Polisi menemukan telepon genggam tersebut pada 6 Januari lalu ketika mereka tengah menyelidiki sebuah kasus pencurian di wilayah selatan Pantai Datona. Proses penyelidikan kemudian membawa polisi kepada Slagter.

Di dalam rumah Slagter, polisi menemukan bukti berupa barang-barang yang dicuri, seperti alat-alat elektronik, perhiasan, koin-koin dan komputer. Barang-barang itu diperkirakan bernilai US30 ribu dolar atau sekira Rp270 juta.

Slagter kini harus menghadapi dakwaan berlipat atas tindak perampokan, kepemilikan alat-alat untuk merampok, serta pencurian terencana.

Kejadian serupa juga pernah terjadi sebelumnya di Russelville pada September tahun lalu.(fmh)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Beijing Minta Taiwan Bebaskan Nelayan China

Posted: 15 Jan 2011 04:03 AM PST

BEIJING - Otoritas China telah meminta Taiwan melepaskan empat nelayan yang mereka tangkap dalam sebuah kasus persengketaan yang jarang terjadi antara keduanya. Keempat nelayan yang berasal dari China daratan ditangkap oleh kapal patroli Taiwan.

Seperti dilansir AFP pada Sabtu (15/1/2011), kantor yang membawahi masalah Taiwan di provinsi Fujian, China, mengatakan sebuah kapal nelayan China telah ditangkap di dekat Kepulauan Jinmen, selat Taiwan.

Kantor berita Xinhua menyebut Kepulauan Jinmen masuk ke dalam wilayah pemerintahan Taiwan, namun otoritas China mengatakan para nelayan dari kedua pihak sudah sejak lama melakukan pekerjaannya di wilayah tersebut tanpa ada masalah.

Oleh karena itu, Beijing meminta Taiwan melepaskan empat nelayan asal China daratan itu sesegera mungkin. Belum ada kabar jelas mengapa keempat nelayan itu ditahan.

China dan Taiwan memiliki hubungan yang unik. Pemerintah kedua pihak sudah terpisah serta tidak sejalan sejak akhir dekade 1940an. Pada saat itu, pihak komunis yang menetap di China daratan berhasil "mengusir" kelompok nasionalis ke Taiwan, yang pada akhirnya membentuk sebuah pemerintahan demokratis.

Ideologi kedua negara yang saling bertolak belakang membuat hubungan antara keduanya seringkali dilanda ketegangan. Apalagi keduanya memiliki klaim yang berbeda. Beijing bersikeras Taiwan adalah bagian dari China, seperti halnya Hong Kong dan Makau. Sementara Taiwan juga tetap pada pendiriannya untuk merdeka.

Walaupun begitu, hubungan antara keduanya relatif membaik setelah presiden Ma Ying-jeou mengambil alih kepemimpinan di Taiwan. Sikapnya yang lebih lunak memungkinkan terjadinya peningkatan hubungan baik dengan Beijing.(fmh)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan