Jumaat, 12 Julai 2013

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Festival San Fermin, tiga pria diseruduk banteng

Posted: 12 Jul 2013 07:00 PM PDT

Sejauh sekarang, peristiwa itu atraksi banteng paling berdarah tahun ini.

Peserta lomba yang diseruduk itu, seorang warga Amerika Serikat berusia 20 tahun dan dua orang Spanyol berusia 31 dan 42 tahun segera dibawa ke rumah sakit, kata petugas kesehatan setempat.

Terdapat tiga orang lain termasuk seorang warga Amerika Serikat berusia 48 tahun juga dikirim ke rumah sakit karena menderita luka-luka dalam lomba lari enam banteng yang merupakan atraksi terkenal dalam perayaan itu.

Secara mudah, banteng dilepas setelah sekerumunan besar orang berlari di lorong yang disiapkan di Pamplona untuk festival itu. Banteng-banteng itu lalu juga berlari masuk ke dalam kerumunan orang yang juga makin kencang berlari. Di sinilah kemudian "seni" lomba lari itu, karena banteng bisa marah dan menyeruduk atau menanduk ke sana-sini sesuka hatinya.

Lomba lari banteng itu berubah menjadi ancaman berbahaya ketika seekor banteng berbobot setengah ton yang menjadi bagian dari enam banteng dengan enam tanduk yang tajam serta enam penunggangnya, menderap lari terpisah dan mengejar para pelari.

Banteng itu mengejar seorang warga Spanyol berusia 31 tahun menendangnya jatuh ke tanah, bergelut setengah menit dan menyebabkan celana si penantang maut itu robek.

Pria asal Morella di Spanyol timur, dengan pasrah berpegang erat pada salah satu tanduk banteng, sementara dua pelari lain mencoba melepaskannya dengan menarik ekor sang hewan.

Mereka kemudian menarik si pria Spanyol dengan kaki untuk menyelamatkannya. Banteng itu menyeruduk tiga kali dengan meninggalkan luka-luka pada tubuh korban.

Banteng yang tertinggal sendirian menjadi lebih berbahaya karena kebingungan dan marah.

Hewan itu kemudian menjatuhkan pelari lain di dekat pintu masuk arena, melemparkannya ke pagar pembatas jalur.

"Banyak orang yang terjatuh di jalur, sangat berbahaya," kata Alan Carpenter (38) bankir asal Chicago yang untuk ketiga kalinya mengikuti lomba lari ini.

Ratusan pelari -- kebanyakan berpakaian putih dengan ikat leher merah, mengikuti lomba lari berjarak 848,6 meter di kota berangin dan jalan batu menuju arena banteng.

Sebagian pemberani hanya berlari dengan jarak sepanjang lengan di depan banteng dengan lengkungan tanduknya yang berbahaya sementara yang lain mengejar dari belakang dalam ajang lari yang padat dan disaksikan oleh ribuan warga Spanyol melalui siaran langsung televisi Spanyol.

Sebanyak enam banteng dari rumah pertanian El Pilar di Provinsi Salamanca menyelesaikan lari dengan waktu empat menit 57 detik -- yang paling lambat untuk tahun ini.

Hewan-hewan itu yang berbobot antara 510 hingga 575 kilogram, akan dibunuh oleh matador dalam acara adu banteng-manusia tengah hari.

Sebanyak 16 pos pertolongan kecelakaan didirikan pada sepanjang jalur lari -- kira-kira setiap 53 meter, masing-masing dilengkapi ambulans untuk mengangkut korban luka parah ke rumah sakit, apabila diperlukan.

Seluruhnya tercatat 21 orang yang dikirim ke rumah sakit dalam lomba lari enam banteng tahun ini. Puluhan orang lain dirawat di tempat karena tergores dan memar.

Lomba lari banteng pada dini hari merupakan atraksi penting dalam perayaan San Fermin yang diabadikan melalui karya Ernest Hemingway dalam novel The Sun Also Rises pada 1926 dan kini menarik ratusan ribu wisatawan.

Sebanyak 15 orang telah terbunuh dalam lomba lari banteng sejak dimulai pada 1911.

Kematian paling akhir terjadi empat tahun lalu ketika banteng menyeruduk pria Spanyol berusia 27 tahun mengenai leher, jantung dan paru-parunya.

(M007/H-RN) 

Vatikan bekukan dana pastor terduga penyelundup uang

Posted: 12 Jul 2013 06:47 PM PDT

Roma (ANTARA News) - Vatikan pada Jumat membekukan dana milik seorang rohaniwan penting yang diduga menyelundupkan uang, Monsignor Nunzio Scarano, yang mempunyai hubungan dekat dengan Bank Vatikan.
Dia pada bulan lalu ditangkap dengan tuduhan merencanakan penyelundupan jutaan euro dana tunai dari Swiss ke Italia untuk kaum berduit.

Itu perkara terbaru dalam serangkaian skandal, yang mengguncang citra Gereja Katolik.

Rincian penyelidikan itu termasuk penyadapan oleh polisi dan dugaan rencana penyelundupan uang tunai untuk melewai pabean, juga dianggap sebagai perkara memalukan bagi Bapa Suci Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus memusatkan perhatian pada tugas gerejawi untuk melayani orang miskin sejak terpilih menduduki jabatan tersebut pada Maret.

Kepala bagian hukum Vatikan secara resmi memerintahkan bank membekukan dana milik Scarano di Bank Vatikan, demikian pernyataan dari negara kecil itu.

"Permintaan ini bisa jadi akan meluas pada orang tertentu lainnya," katanya tanpa memberi rincian.

Bank yang secara resmi dikenal sebagai Lembaga Karya Religius (IOR) telah menunjuk konsultan keuangan Amerika Serikat, Promontory Financial Group memeriksa semua akun bank yang berpotensi terpengaruh, bekerjasama dengan petugas penyelidik.

Scarano, mantan akuntan senior lembaga keuangan Tahta Suci, ditangkap bersama Giovanni Zito seorang agen rahasia Italia dan seorang makelar keuangan, Giovanni Carenzio.

Mereka bertiga dituduh merencanakan membawa dana 20 juta euro kepada rekan-rekan kaya mereka di bidang industri kapal di kota Salerno.

Meskipun Bank Vatikan tidak terkena dampak langsung kasus itu, namun tetap diperiksa secara terpisah untuk dugaan pencucian uang.

Scarano sementara ini dipenjarakan di penjara Queen of Heaven di kota Roma, ia juga diperiksa untuk kasus lain terkait rekening banknya di Vatikan.

Manajer IOR mengundurkan diri awal bulan ini di tengah kehebohan penangkapan Scarano dan penuntut sedang mempertimbangkan untuk memeriksa dua orang, mantan direktur Paolo Cipriani dan mantan deputi direktur, Massimo Tulli, untuk diadili.

(M007/B002)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan