Jumaat, 9 November 2012

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Jabar Kerja Sama Teknologi Kesehatan dengan Czech

Posted: 09 Nov 2012 01:04 AM PST

REPUBLIK Czech menjajaki kerja sama berbagai bidang dengan Provinsi Jawa Barat, salah satunya bidang teknologi kesehatan jantung (kardiovaskuler).
 
Kerja sama tersebut diungkapkan lewat pertemuan delegasi Republik Czech dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Bandung.
 
"Kita ingin kerja sama lebih erat di bidang kesehatan ilmiah, ekonomi, budaya, dan pertahanan," kata perwakilan delegasi Republik Czech, senator Jozef Regec, usai pertemuan dengan Gubernur Jabar, Jumat (9/11/2012).
 
Jozef yang didampingi penerjemah bahasa Czech-Indonesia, Marsito Merto mengatakan, pihaknya tertarik untuk memfokuskan kerja sama dengan Pemprov Jabar, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
 
Menurutnya, teknologi kardiovaskuler di Republik Czech sudah maju. "Kita ingin perkenalkan teknologi ini di Indonesia, serta hal ilmiah lainnya," katanya.
 
Lanjutnya, kesehatan jantung sangat berpengaruh bagi kesehatan manusia. "Kita punya teknik tinggi dalam hal jantung. Kita punya potensi untuk penguatan kardiografi," tegasnya.
 
Dia berharap, ke depan kerja sama tersebut berpengaruh positif kepada hubungan Pemprov Jabar dan Republik Czech.
 
Sementara Ahmad Heryawan menambahkan, selama ini kerja sama rumah sakit di Jabar biasanya dengan Singapura atau Hong Kong. Dengan terbukanya Republik Czech untuk kerja sama bidang kesehatan, maka bisa melebarkan sayap untuk memajukan teknologi kesehatan di Jabar.
 
Kata Heryawan, dia akan menawarkan program kerja sama kesehatan tersebut kepada rumah sakit di Jabar, misalnya Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung atau dengan rumah sakit swasta.
 
"Kerja sama ini bisa untuk meng-handle kebiasaan orang-orang berobat ke luar negeri. Tentu perlu ada koneksi dengan Kemenkes dan lembaga swasta lainnya yang ingin investasi," katanya.
 
Selain itu, kepada delegasi dari Republik Czech juga disebutkan bahwa Pemprov Jabar memiliki program 300 dokter. Lewat program ini, sumber daya manusia (SDM) mengikuti sekolah kedokteran.
 
"Katanya di sana mahasiswa asal Indonesia hanya 15 orang. Saat disebut program 300 dokter, kata mereka kirim saja ke kami," ujarnya. (ind)
 
 
(tty)

Jasa Marga Belum Beri Sinyal Jadi Investor Ruas Tol Bawen-Solo

Posted: 09 Nov 2012 01:04 AM PST

© 2007 - 2012 okezone.com, All Rights Reserved
Connection by: BizNET
read/ rendering in 0.0171 seconds [77]

Tiada ulasan:

Catat Komen