Jumaat, 9 November 2012

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Ini Ukuran Ideal Mr P yang Bikin Seks Nikmat

Posted: 09 Nov 2012 09:03 AM PST

DEMI sebuah gengsi, kaum adam seakan berlomba-lomba untuk mendapatkan ukuran Mr P yang jumbo. Padahal, ukuran yang terlalu besar justru dapat membuat seks tak lagi nikmat.
 
Keperkasaan seorang pria kerap diidentikkan dengan ukuran Mr P. Dengan ukuran yang besar, seorang pria seperti yakin dapat memberikan kenikmatan seksual pada pasangannya. Berbagai cara mulai dari pengobatan tradisional, hingga medis pun rela ditempuh pria. Namun benarkah hal ini menjamin kepuasan bercinta pada wanita?
 
"Hal ini terjadi biasanya karena sesama wanita sering membandingkan ukuran Mr P dengan kenikmatan yang dirasakannya," tutur Zoya Amirin, M.Psi di Senayan City, Jakarta, baru-baru ini.
 
Dijelaskan dosen Universitas Indonesia ini, rata-rata ukuran Mr P justru dengan mudah memberikan kenikmatan seksual.
 
"Mr P dengan ukuran diameter 49-56 mm  dapat perform dengan baik," sambungnya.
 
Pasalnya, jarak antara liang Miss V dengan G-spot sekira 5 sentimeter. Dengan kondisi tersebut, ukuran Mr P rata-rata pun pasti akan mencapainya.
 
"Kalau ukurannya terlalu panjang justru tidak kompatibel dan terkadang bikin risih," jelas wanita 37 tahun ini.
 
Daripada sekadar mencari ukuran besar, seksolog ini menyarankan untuk lebih kreatif mencari gaya serta membina hubungan yang lebih intim dengan pasangan.
 
"Untuk apa lebih dari itu tapi dilakukan dengan gaya yang selalu sama, atau orangnya tidak percaya diri? Itu tidak akan memberi kenikmatan," tutupnya. (ind)
 
 
(tty)

Kembangkan Bahasa Anak lewat Permainan Kata

Posted: 09 Nov 2012 08:39 AM PST

BALITA belajar kata-kata baru setiap saat dan mulai menggabungkannya. Meskipun hanya membentuk dua kata dan pengucapan katanya belum jelas, maka Anda tidak perlu khawatir.

 
Jika anak menggunakan kata dengan penuh arti dan menggabungkan kata itu, maka bahasanya sedang berkembang. Gangguan bicara ringan, seperti cadel atau pelo, sering dijumpai pada anak dan biasanya hilang tanpa perlu ditindaklanjuti.
 
Oleh karena itu, menurut buku Panduan Kesehatan Keluarga, karya Dr. Miriam Stoppard, dalam mengembangkan bahasa anak ada beberapa hal yang perlu orangtua ketahui, sebagai berikut:
 
Bahasa anak perempuan
 
- Begitu lahir, anak perempuan lebih responsif terhadap suara manusia daripada anak laki-laki, dan memiliki kemampuan verbal yang lebih baik selama masa kanak-kanak.
 
- Anak perempuan lebih dulu berbicara daripada anak laki-laki dan mulai merangkai kata menjadi kalimat lebih dulu. Mereka memiliki artikulasi, pengucapan, dan tata bahasa yang lebih baik, demikian pula dalam penalaran verbal. Mereka juga belajar membaca lebih dulu daripada anak laki-laki.
 
- Struktur otak diperkirakan menjadi alasan anak perempuan memiliki kemampuan verbal lebih baik. Pusat bicara dalam otak wanita lebih teratur daripada otak pria dan memiliki hubungan yang lebih banyak, serta lebih baik dengan bagian otak yang lain.
 
Bahasa anak laki-laki
 
-  Anak laki-laki hampir selalu lebih lambat dalam mengembangkan kemampuan bahasa daripada anak perempuan dan perbedaan ini berlangsung selama masa kanak-kanak.
 
-  Anak laki-laki lebih lambat bicara daripada anak perempuan, lebih lambat merangkai kata dalam kalimat, dan lebih lambat belajar membaca. Gangguan bicara seperti gagap jauh lebih sering mereka alami daripada anak perempuan, dan lebih banyak mengikuti kelas membaca tambahan dengan perbandingan 4:1.
 
-  Walaupun perbedaan tingkat kemampuan linguistik ini berkurang pada masa remaja, Anda bisa membantu kemampuan bahasa anak laki-laki Anda pada masa pra-sekolah dengan membacakan buku kepadanya dan melakukan banyak permainan kata.
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Komen