Khamis, 4 Oktober 2012

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Hadiri BIFF, Atiqah Hasiholan Pakai Kebaya Anne Avantie

Posted: 04 Oct 2012 06:47 AM PDT

MENUNJUKKAN rasa nasionalisme dapat dilakukan dengan banyak cara. Mengenakan kebaya modern di ajang internasional menjadi cara yang dipilih oleh si cantik Atiqah Hasiholan.

 
Indonesia terkenal akan budayanya yang sangat kaya, tak terkecuali kain dan busana tradisionalnya. Kebaya dan batik seakan telah menjadi maskot bagi wanita Indonesia. Hal ini yang rupanya ingin diperkenalkan oleh aktris cantik Atiqah Hasiholan.
 
Menghadiri acara Busan International Film Festival (BIFF), kekasih Rio Dewanto ini mengenakan kebaya modern rancangan desainer kondang, Anne Avantie.
 
"Atiqah memang ingin membawakan kebaya, tapi dengan gaya yang lebih internasional," tutur Sapto Noegroho, Manager Anne Avantie Management lewat pesan BlackBerry Messenger dengan Okezone, Kamis (4/10/2012).
 
Sebuah kebaya modifikasi berwarna ungu serta rok batik yang dicolet dengan prada emas membuat penampilan Atiqah begitu cantik, khas wanita Indonesia. Pemain film Arisan 2 ini juga mengenakan sanggul modern dengan make up yang minimalis. Sepasang anting emas dan clutch bag warna senada juga melengkapi tampilannya.
 
Atiqah Hasiholan merupakan salah seorang muse dari desainer Anne Avantie. Dalam berbagai kunjungan internasional, putri Ratna Sarumpaet ini kerap mengenakan busana tradisional Indonesia. Tak hanya Atiqah yang pernah membawa batik ke kancah internasional, penyanyi multitalenta Agnes Monica juga pernah mengenakan dress batik saat menjadi co-host di ajang MTV Europe Music Awards 2011.
(tty)

Angie Blaire Siap Terapkan Eco-Fashion

Posted: 04 Oct 2012 06:25 AM PDT

TREN fesyen dunia saat ini memang telah berubah. Pasalnya, hal ini dipengaruhi oleh kondisi alam yang mengalami perubahan cukup signifikan.

 
Seperti yang diketahui bahwa industri fesyen juga turut andil sebagai penyumbang kerusakan alam. Oleh karenanya, para pelaku industri mode kini beramai-ramai menyerukan sosialisasi fesyen yang ramah lingkungan.
 
Sebagai pelaku, Angie Blaire juga turut menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Kendati demikian, hal ini belum bisa sepenuhnya dilakukan mengingat banyak kendala yang harus dihadapi oleh para desainer untuk menerapkan sebuah sistem yang ramah lingkungan.
 
"Jujur itu susah menerapkannya. Eco ini kan hubungannya sama limbah dan biasanya akan butuh cost yang lebih mahal, pengolahannya juga susah," tuturnya saat berbincang dengan Okezone secara Eksklusif di House of Blaire, kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, belum lama ini.
 
Meski begitu, Angie menuturkan bahwa setidaknya ada sebuah wujud kepedulian yang dilakukan olehnya untuk menuju ke arah eco-fashion.
 
"Kalau di Blaire kita paling memaksimalkan semua bahan yang dipakai, sebisa mungkin tidak ada sisa. Di butik juga sudah mulai diterapin paperless, jadi paling enggak kita ada kepedulian ke arah situ," tutupnya.
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan