Ahad, 21 Oktober 2012

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Teten "nyalon" gubernur Jawa Barat berawal dari diskusi

Posted: 21 Oct 2012 06:13 AM PDT

Aktivis antikorupsi, Teten Masduki. (FOTO ANTARA)

... Teten itu menurut saya paling unggul..."

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Aktivis antikorupsi, Teten Masduki, mengaku niatnya maju di Pilkada Jawa Barat berawal dari diskusi dengan kader PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, yang ternyata mendapat tanggapan positif dari sejumlah pihak.

"Ini bermula dari proses diskusi dengan Rieke Diah Pitaloka mengenai ide perubahan untuk Jawa Barat. Sampai akhirnya mendapat respon positif oleh banyak pihak," kata Teten,  di melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan dukungan datang DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, yang kemudian mengusulkan dia bersama Rieke, dan dua calon lain kepada DPP PDI Perjuangan. Namun demikian, lanjut dia, belum ada keputusan dari DPP PDIP atas pengusungan dirinya.

"Tapi belum pasti, masih tunggu keputusan DPP PDI Perjuangan awal November," ujar pendiri lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Yang pasti, kata Teten, dukungan PDI Perjuangan terhadap dirinya tidak terlepas dari semangat perubahan bagi Jawa Barat, layaknya semangat perubahan yang dibawa Joko Widodo saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ada semangat Jokowi di Jawa Barat untuk perubahan. Lalu akhirnya secara resmi saya diusulkan oleh DPD PDI Perjuangan ke DPP PDI Perjuangan dengan Rieke dan dua orang calon lain," ujar dia.

Sebelumnya pengamat politik Universitas Indonesia, Ibramsjah, menilai sosok Teten Masduki memiliki potensi untuk menang yang lebih besar dibandingkan dengan nama-nama lain yang belakangan muncul di media massa.

"Figur Teten itu menurut saya paling unggul. Dia aktivis, wawasan luas, dan jujur, tetapi sayangnya dia tidak punya partai," ujar Iberamsjah.

Menurut dia, selain Teten, nama lain yang potensial menang dalam Pilkada Jawa Barat adalah Rieke Diah Pitaloka, yang saat ini duduk di Komisi IX DPR RI. Dia menilai sosok Rieke cukup dikenal oleh masyarakat.

"Kalau Teten jadi gubernur dan Rieke jadi wakil gubernurnya, menurut saya akan bagus itu. Yang satu aktivis, yang satu lagi anggota DPR mantan aktris," kata dia.


(R028/S024)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

88 calon haji meninggal di Saudi

Posted: 21 Oct 2012 06:04 AM PDT

Tenda Mina Seorang pekerja mempersiapkan tenda yang akan digunakan jamaah haji di Mina, Arab Saudi, Rabu (12/10). Jamaah calon haji Indonesia akan menempati 72 maktab di Mina. Satu maktab rencananya akan diisi 2.500-3.000 jamaah. (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

20 Oktober 2012 merupakan hari terakhir kedatangan jamaah haji di Arab Saudi.

Berita Terkait

Mekkah (ANTARA News) - Sebanyak 88 calon haji Indonesia telah meninggal dunia di Arab Saudi sejak awal musim haji pada 22 September 2012 hingga Minggu (21/10) siang.

Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Mekkah mencatat nama-nama 20 calon haji yang terbaru meninggal dunia, yakni :

68. Wasronih bt Sohari (52) kloter 061 embarkasi Jakarta (JKS) meninggal di pondokan Mekkah akibat gangguan pernafasan.

69. supayah bn Supi (66) kloter 012 embarkasi Surabaya meninggal di pondokan Mekkah akibat gangguan sistem sirkulasi.

70. Zuraidah bt Gedung Intan (48) kloter 027 embarkasi Jakarta (JKG) meninggal di pondokan Mekkah akibat gangguan pernafasan.

71. Prayono bn Muharjo Sayar (74) kloter 027 embarkasi Solo meninggal di pondokan di Mekkah akibat sistem sirkulasi.

72. Pansyah Yahya Abdurrahman bn Ya (49) jemaah Ongkos Naik Haji (ONH) Plus meninggal di pondokan di Medinah karena menderita gangguan sistem sirkulasi.

73. Kanap bn Sugiman (61) kloter 013 embarkasi Padang meninggal di BPHI Mekkah karena gangguan sistem sirkulasi.

74. Amanudin bn Suheri (59) kloter 043 embarkasi Jakarta JKG meninggal di BPHI Mekkah karena gangguan sistem sirkulasi.

75. Rohani Abdul Hamid bt Abd Hamid (65) ONH Plus meninggal di bandara Jeddah karena gangguan sistem sirkulasi.

76. Mimin bt Wahad (59) kloter 057 embarkasi JKS meninggal di BPHI Mekkah karena gangguan sirkulasi.

77. Sanwirjak bn Alm Mertamewangi (82) kloter 011 embarkasi Jakarta (JKS) meninggal di BPHI Mekkah karena menderita gangguan sistem pernapasan.

78. M. Harun AR bn Abdulrahman (51) kloter 023 embarkasi Jakarta (JKS) meninggal di BPHI Mekkah karena gangguan sistem sirkulasi.

79. Nursu Harahap bt Abdul Abdul Halim Hrp (80) kloter 008 embarkasi Medan meninggal di BPHI Mekkah akibat kerusakan sistem pernafasan.

80. Safar Masdu bn Masdu (59) kloter 012 embarkasi Lombok meninggal dalam perjalanan di Mekkah akibat trauma dan keracunan.

81. Razali Ahmad bn Ahmad (57) kloter 078 embarkasi Jakarta JKS meninggal di BPHI Mekkah akibat gangguan sistem sirkulasi.

82. Ruslan Hasibuan bn Tongku Bidara (67) kloter 017 embarkasi Medan meninggal di BPHI Mekkah karena menderita infeksi/parasit.

83. Holisoh bt Mukarom Haji (64) kloter 058 embarkasi Jakarta (JKS) meninggal di Mekkah akiembarkasi 083 embarkasi Solo meninggal di akibat gangguan pernafasan.

84. Umri Hazuan bn Hazuan (62) kloter 017 embarkasi Palembang meninggal di pondokan akibat gangguan sistem sirkulasi.

85. Misdin bin Miski (54) kloter 020 embarkasi Surabaua meninggal di BPHI akibat gangguan sistem sirkulasi.

86. Siti Chotijah bt Kromo Witoyo (61) kloter 083 embarkasi Solo meninggal di BPHI Mekkah akibat menderita sistem sirkulasi .

87. A Somad HS bn Sonding Haji kloter 014 embarkasi Padang meninggal di pemondokan Mekkah akibat gangguan sistem pernafasan.

88. Maryam bt Untung (80) kloter 015 embarkasi Surabaya meninggal di pondokan Mekkah akibat gangguan sistem sirkulasi.

Tanggal 20 Oktober 2012 merupakan hari terakhir kedatangan jamaah haji di Arab Saudi.

Kuota jemaah haji Indonesia yang diberikan pemerintah Arab Saudi tahun ini total 211.000 orang dengan komposisi, 194.000 orang haji reguler dan 17.000 orang haji khusus (ONH Plus).
(ANTARA)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Tiada ulasan:

Catat Komen