Ahad, 21 Oktober 2012

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


13 tewas dalam serangan di Nigeria utara

Posted: 21 Oct 2012 07:36 PM PDT

Yobe, Nigeria (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Militer Nigeria, Minggu (21/10), menyatakan sedikitnya 13 orang tewas dalam beberapa serangan yang dilancarkan dalam tiga hari di Potiskum, kota kecil bergolak di Negara Bagian Yobe di bagian timur-laut negeri tersebut.

Juru Bicara Satuan Tugas Khusus Gabungan Militer (JTF) Lt. Lazarus Eli memberitahu wartawan ke-13 orang itu meliputi dua polisi, seorang pensiunan polisi dan tiga anaknya, empat warga sipil, seorang pensiunan pegawai bea-cukai dan putranya, serta seorang tersangka anggota Boko Haram.

"Lima gerilyawan ditembak hingga tewas oleh personel militer dan mayat mereka dibawa pergi oleh anggota lain sekte tersebut," kata perwira militer itu. Ia mengkonfirmasi serangan tersebut dilancarkan oleh sekte Boko Haram di negara Afrika barat itu.

Banyak gerilyawan mungkin telah melarikan diri dengan luka tembak, ia menambahkan.

Lazarus menyatakan pasukan keamanan akan terus mencari mayat anggota sekte tersebut yang ditembak hingga tewas dalam baku-tembak sengit dengan militer, demikian laporan Xinhua, Senin pagi.

Pada Jumat (19/10), beberapa sumber militer memberitahu Xinhua banyak orang dikhawatirkan tewas dalam baku-tembak pada malam hari antara pasukan keamanan dan gerilyawan Boko Haram di Yobe.

Gerilyawan dari sekte itu melancarkan perlawanan di Kota Maiduguri di bagian timur-laut Nigeria pada 2009, dan menyerang berbagai lembaga negara termasuk penjara, kantor polisi dan sekolah.

Lebih dari 1.500 orang dilaporkan telah tewas sejak itu, baik dalam berbagai serangan atau bentrokan dengan pasukan keamanan lokal.

(C003)

Empat terluka dalam ledakan ranjau darat di Rusia

Posted: 21 Oct 2012 06:55 PM PDT

ILustrasi - Ranjau darat. (FOTO REUTERS/Youssef Boudlal)

Menurut informasi awal, empat remaja tersebut terluka ketika ranjau sisa era-perang itu meledak di dekat desa Sirotinskaya di Kabupaten Ilovlinsky

Berita Terkait

Volgograd (ANTARA News) - Empat remaja terluka pada Minggu ketika ranjau darat sisa Perang Dunia II meledak di Wilayah Volgograd Rusia, kata polisi.

"Menurut informasi awal, empat remaja tersebut terluka ketika ranjau sisa era-perang itu meledak di dekat desa Sirotinskaya di Kabupaten Ilovlinsky. Dua dari mereka berada dalam kondisi serius," kata juru bicara kepolisian Svetlana Smolyaninova seperti dikutip RIA Novosti.

Para remaja itu menemukan ranjau tersebut tidak jauh dari desa "dan mulai bermain dengan barang itu atau berusaha memisahkannya," katanya.

Volgograd (sebelumnya Stalingrad) adalah salah satu medan pertempuran terbesar pada era perang itu, dan di daerah ini sangat banyak terdapat ranjau yang ditinggalkan pasukan negara-negara lain maupun pasukan Soviet.

(H-AK) 

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Tiada ulasan:

Catat Komen