Jumaat, 6 Julai 2012

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Lagi, Air Bah Terjang 4 Kecamatan di Luwu

Posted: 06 Jul 2012 08:17 AM PDT

Lagi, Air Bah Terjang 4 Kecamatan di Luwu

Penulis : Kontributor Tana Luwu, Husain | Jumat, 6 Juli 2012 | 15:17 WIB

LUWU, KOMPAS.com - Baru saja ditetapkan sebagai kampung siaga bencana (KSB), banjir bandang kembali menerjang empat kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ribuan rumah warga di Kecamatan Suli, Suli Barat, Larompong dan Kecamatan Larompong Selatan, terencam air sejak Jumat subuh (6/7/2012).

Air bercampur lumpur dilaporkan datang secara tiba-tiba di saat warga sedang terlelap. Air bah juga merendam fasilitas umum, seperti rumah ibadah, bangunan sekolah dan prasarana akses jalan. Hal ini mengakibatkan terputusnya akses jalan provinsi di Kecamatan Larompong Selatan. Ratusan kendaraan terpaksa berbalik arah karena badan jalan terendam air bercampur lumpur.

"Awalnya kami menerima informasi jika ada warga yang meninggal akibat bencana banjir, namun setelah dicek ke lapangan, ternyata info tersebut tidak benar. Memang ada warga Desa Sampano Kecamatan Larompong meninggal bersamaan datangnya bencana banjir, namun warga yang meninggal dunia itu karena sakit, jadi bukan disebabkan bencana banjir," kata Anwar Usman, Kabag Humas Pemda Luwu.

Pagi hingga siang tadi, Pemerintah Kabupaten Luwu, disibukkan dengan beredarnya kabar jika ada warga meninggal akibat terseret arus air. Belum ada data pasti berapa rumah warga di empat kecamatan yang ikut terendam, namun diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan. Demikian dikatakan Anwar Usman.

Bencana ini disebabkan tingginya curah hujan yang turun sejak kemarin (Kamis), yang berdampak meluapnya beberapa aliran sungai yang membelah empat kecamatan tersebut. Saat ini badan penanggulangan bencana Luwu, melakukan penanganan bantuan di lokasi banjir, serta menurunkan tim evakuasi terhadap warga yang berada desa yang ketinggian airnya mencapai satu meter lebih.

Pekan lalu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan daerah tersebut sebagai kampung siaga bencana. Penetapan ini didasari karena daerah tersebut adalah daerah rawan bencana. Bencana banjir bandang telah menerjang daerah ini sebanyak tiga kali dalam dua bulan terakhir. 

Editor :

Glori K. Wadrianto

Sambut Ramadhan dengan Bershalawat Jawa

Posted: 06 Jul 2012 08:16 AM PDT

[unable to retrieve full-text content]Warga Dusun Sorobayan, Banyuurip, Tegalrejo, Kabupaten Magelang bersuka cita menyambut Ramadhan dengan bershalawat jawa. [...]

Tiada ulasan:

Catat Ulasan