Isnin, 7 Mei 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Iran Berharap Hollande Lebih Bersahabat Ketimbang Sarkozy

Posted: 07 May 2012 07:28 AM PDT

TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan, negaranya berharap Prancis di tampuk pimpinan Francois Hollande akan meninjau ulang kebijakannya dan memperbaiki hubungan dengan Iran  .

"Nicolas Sarkozy yang kalah dalam pilpres Prancis melakukan kesalahan dalam menentukan kebijakannya. Iran berharap pemerintahan Francois Hollande akan memberlakukan kebijakan luar negeri yang positif," ujar Mehmanparast, seperti dikutip Trend, Senin (7/5/2012).

Hollande menjadi presiden sosialis pertama di Prancis sejak 20 tahun yang lalu. Pria yang sempat dilempar tepung saat berkampanye itu memenangkan pertarungan politik dengan Sarkozy atas perolehan suara 52 persen.

Iran pun berharap agar Hollande dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Prancis di masa lalu. Iran juga berniat membangun hubungan yang baik dengan Negeri Mode itu setelah pemerintahan Sarkozy digantikan.

Bendera Otoritas Palestina, Suriah dan Al Jazair tampak berkibar di Kota Paris, Prancis. Warga Prancis pun menyambut presiden sosialis yang baru saja menang. Usai dilantik, Hollande berniat untuk mengunjungi Israel dan Ramallah dalam rangka mendukung solusi dua negara. Hollande juga melontarkan komentarnya terhadap nuklir Iran.

"Kita harus bersikap tegas dan menghormati Iran. Negara pemilik nuklir yang menjadi ancaman Israel dan komunitas internasional," ujar Hollande.(AUL)

Hollande: Kemenangan Saya Bukti Penolakan Terhadap Penghematan!

Posted: 07 May 2012 06:07 AM PDT

PARIS - Presiden Prancis terpilih Francois Hollande mengatakan, bahwa kemenangannya adalah simbol penolakan terhadap kebijakan penghematan yang selama ini dinilai merupakan jawaban atas krisis keuangan di Eropa.

"Di seluruh kota, banyak orang yang mengucapkan terima kasih kepada kami. Mereka memberikan harapannya kepada kami dan menyuarakan penolakannya terhadap kebijakan penghematan. Anda adalah bagian dari pergerakan itu, di Eropa dan bahkan mungkin juga di penjuru dunia," ujar Francois Hollande di hadapan ribuan pendukungnya seperti dikutip Sky News Senin, (7/5/2012).

Pidato kemenangannya itu disampaikannya dari wilayah Tulle. Setelah mendengar bahwa perolehan suara terbesarnya datang dari Tulle, Hollande pun dikabarkan segera berkunjung ke daerah yang sempat dipimpinnya selama tujuh tahun itu.

Tidak lama setelah pengumuman kemenangannya disampaikan kepada publik, politisi senior itu pun langsung mendapatkan ucapan selamat dari beberapa pemimpin dunia. Beberapa di antaranya yang ikut memberikan selamat kepada Hollande antara lain Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Belum lagi dilantik sebagai pengganti Nicolas Sarkozy namun, Hollande mengindikasikan Jerman akan menjadi tujuan dari kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri.

Kemenangan yang diraih Hollande ini kabarnya tidak terlepas dari program-programnya dalam bidang ekonomi. Selama masa kampanye Hollande gencar menjanjikan kenaikan pajak terhadap korporasi besar dan berusaha untuk meningkatkan pendapatan rakyat Prancis.

Politisi berusia 57 tahun itu juga menjanjikan kenaikan upah minimum dan memperkerjakan lebih dari 60 ribu guru serta menurunkan usia pensiun dari 62 tahun menjadi 60 tahun.

Naiknya Hollande ke tampuk kekuasaan tertinggi Prancis sekaligus menorehkan catatan khusus dalam sejarah negara itu. Karena untuk pertama kalinya dalam kurun 17 tahun terakhir, Hollande menjadi politisi Sosialis pertama yang berhasil menduduki kursi kepresidenan.(rhs)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan