Sabtu, 19 Mei 2012

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Per 1 Juli, 80 Persen Kendaraan Dinas Ditarik

Posted: 19 May 2012 08:05 AM PDT

Penghematan anggaran

Per 1 Juli, 80 Persen Kendaraan Dinas Ditarik

Agustinus Handoko | Marcus Suprihadi | Sabtu, 19 Mei 2012 | 15:05 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com- Mulai 1 Juli mendatang, sekitar 80 persen kendaraan dinas milik kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akan ditarik dan tidak akan diganti. Kepala SKPD hanya akan diberi uang transportasi karena selama ini penggunaaan kendaraan dinas lebih sering menjadi biang pemborosan anggaran.

Anggaran transportasinya antara Rp 1 juta hingga 1,2 juta per bulan. Sekelas kepala SKPD pasti sudah punya kendaraan.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan, hanya beberapa kepala SKPD yang masih tetap mendapatkan mobil dinas, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat seperti camat, kepala dinas kesehatan, dan kepala dinas perhubungan.

"Anggaran transportasinya antara Rp 1 juta hingga 1,2 juta per bulan. Sekelas kepala SKPD pasti sudah punya kendaraan sehingga tidak perlu dapat mobil dinas," kata Sutarmidji, Sabtu (19/5/2012).

Dengan cara itu, Pemerintah Kota Pontianak bisa menghemat anggaran. Pasalnya, tidak perlu lagi ada pengeluaran untuk membeli mobil dinas, biaya perawatan kendaraan dinas, dan biaya bahan bakar.

Buka Tutup Arus, Kendaraan Tersendat di Puncak

Posted: 19 May 2012 07:46 AM PDT

Libur Panjang

Buka Tutup Arus, Kendaraan Tersendat di Puncak

Mukhamad Kurniawan | Dedi Muhtadi | Sabtu, 19 Mei 2012 | 14:46 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Arus kendaraan di jalur Cipanas-Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (19/5/2012), tersendat akibat sistem buka tutup. Pada pukul 10.00, kendaraan terlihat menumpuk lebih dari 3 kilometer di jalur menuju Cisarua di daerah Tugu Selatan, Kabupaten Bogor.

Sejumlah pengemudi tampak meninggalkan kendaraannya di badan dan bahu jalan. Sebagian besar lainnya menunggu di mobil. "Untuk jalur menuju Bogor baru dibuka sekitar pukul 11.30 sehingga tak sedikit yang memilih meninggalkan mobilnya," kata Agus (45), pemilik warung makan di daerah Cibaloa, Kecamatan Cisarua.

 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan