Isnin, 27 Februari 2012

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Ini Alasan Arshavin Tinggalkan Arsenal

Posted: 27 Feb 2012 10:03 PM PST

ST PETERSBURG – Pekan lalu, Andrey Arshavin secara mengejutkan dilepas oleh Arsenal untuk dipinjamkan ke klub Rusia, Zenit St Petersburg hingga akhir musim ini.
 
Namun, bukan The Gunners yang ingin melepas Arshavin, melainkan hal itu adalah keinginan dari gelandang serang berusia 30 tahun tersebut. Kurang mendapat tempatnya Arshavin di tim utama Arsenal menjadi alasan dia pergi.
 
Arshavin yang ingin menjaga tempatnya di skuad utama Timnas Rusia mau tak mau harus mencari klub yang menjamin dirinya bermain secara reguler. Zenit, yang juga merupakan mantan klubnya dianggap tempat yang tepat bagi Arshavin.
 
"Saya berharap di sini, di Zenit saya akan menerima semua yang saya butuhkan untuk mempersiapkan tampil di Euro 2012 dengan cara sebaik mungkin," ujar Arshavin seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (28/2/2012).
 
"Saya percaya bahwa itu keputusan terbaik bagi saya, untuk kembali ke kota asal saya, untuk membantu klub ibu saya dan saya sendiri," tuturnya.
 
"Zenit membuat penawaran yang tepat pada waktu yang tepat kepada saya. Saat saya mengalami beberapa masalah di Arsenal dengan terlalu sedikit turun ke lapangan," pungkasnya.
 
Kecemerlangan Gervinho, Theo Walcott dan Alex Oxlade-Chamberlain memang membuat pelatih Arsene Wenger sering memarkir Arshavin di bangku cadangan The Gunners. ketika masa pinjamannya berakhir, kemungkinan Arshavin dikontrak permanen oleh Zenit juga cukup besar.
 
(win)

Parker Bangga Raih Gelar Player of the Year

Posted: 27 Feb 2012 09:33 PM PST

LONDON - Gelandang Tottenham Hotspur, Scott Parker, merasa bangga dan gembira setelah terpilih sebagai Player of the Year Inggris. Dirinya dipilih oleh para fans tim nasional Inggris menilik aksi impresifnya bersama tim Tiga Singa.

Pesepakbola berusia 31 tahun tersebut sebelumnya telah memenangkan penghargaan Football Writer's Player of the Year untuk tahun 2011/2012. Miris bagi Parker, saat itu dirinya gagal mencegah timnya, West Ham, terdegradasi dari Premier League.

"Ini adalah kehormatan besar. Hanya dengan melihat nama yang ada di trofi tersebut merupakan sebuah pencapaian. Ini momen yang membanggakan, saya gembira," tutur Parker, dilansir dari FIFA, Selasa (28/2/2012).

Parker memang baru tampil 10 kali untuk negara ratu Elizabeth II tersebut. Meski begitu, setiap penampilannya selalu impresif, terutama ketika Fabio Capello yang saat ini telah pensiun menggunakan skema 4-3-3. Hal inilah yang mendasari pilihan mereka kepada Parker.

"Rasanya sangat spesial ketika anda merasa fans memberi apresiasi atas apa yang anda lakukan. Tahun-tahun belakangan ini adalah tahun yang bagus untuk saya di level internasional, jadi saya gembira para fans telah memilih saya," tandasnya.
 
(seb)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan