Jumaat, 23 September 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Din Syamsuddin Dukung Palestina Jadi Anggota PBB

Posted: 23 Sep 2011 09:35 AM PDT

TANGERANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengajak negara-negara Barat, mendukung Palestina menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Demi perdamaian sejati Palestina. Kami mendukung penuh Palestina menjadi anggota PBB," ujar Din, kepada wartawan, di Lapas Kelas I Tangerang, Jumat (23/9/2011).

Ditambahkan Din, pihaknya sangat mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia yang mengajak seluruh negara non-blok untuk mendukung Palestina menjadi anggota PBB.

Namun, hal itu dirasa masih belum cukup. Pemerintah diminta membujuk negara-negara Barat, mendukung Palestina menjadi anggota PBB. Hal itu, semata-mata untuk perdamaian di Palestina.

"Saya sangat mengapresiasi sikap pemerintah kita yang mendukung Palestina menjadi anggota PBB dengan mendorong negara-negara non-blok," terangnya.
(ded)

Israel Tolak Kompromi Prancis Atas Palestina

Posted: 23 Sep 2011 07:22 AM PDT

NEW YORK - Israel menolak proposal yang diajukan oleh Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengenai status keanggotaan Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bagi Israel, proposal Prancis sama halnya dengan mengakui kemerdekaan Palestina.


Hari ini tepat pukul 16:30, waktu Amerika Serikat (AS) atau sekira pukul 3:30 pagi, Sabtu 24 September waktu Indonesia, Presiden Palestina Mahmoud Abbas secara resmi akan mengajukan pengakuan negaranya sebagai anggota penuh PBB. Hal ini akan dilakukan pada Sidang Majelis Umum PBB di New York.


Langkah yang dilakukan oleh Palestina ini dikecam keras oleh AS dan Israel. Sementara, usulan yang diberikan oleh Prancis tersebut bentuk dari upaya agar Palestina tidak mengajukan diri sebagai anggota penuh PBB. 


Sarkozy menyarankan agar Palestina mengajukan diri sebagai anggota pengawas dari PBB. Hal ini naik dari posisi Palestina saat ini, yang hanya berstatus anggota tidak tetap. 


Lewat status pengawas ini, Palestina dapat menjadi anggota penuh badan PBB seperti World Health Organization (WHO), Badan Pemerhati Anak-anak PBB (UNICEF) dan Unesco sebagai badan konservasi PBB.


Kompromi yang dilakukan oleh Sarkozy ini diapreasiasi oleh pihak Palestina. Ide dari Presiden Prancis rencana yang dipelajari mendalam oleh pihak Palestina.
Tetapi Sekretaris Kabiner Tzvi Hauser menolak keras ide tersebut. Bagi Hauser, apa yang diusulkan oleh Prancis terlalu prematur.


"Bagi Israel, pembentukan negara Palestina hanya dapat terjadi dengan berakhirnya konflik dan berhentinya segala klaim yang dilakukan selama ini," ucap Hauser kepada RFI, Jumat (23/9/2011).


Hauser menilai, amat tidak mungkin mengakui negara Palestina dan dari situ baru dimulai sebuah negosiasi untuk sebuah wilayah.


AS dipastikan akan menolak upaya dari Palestina. Presiden Obama dengan tegas akan memveto segala bentuk pengakuan yang diberikan kepada Palestina. Menurutnya, konflik antara Palestina dan Israel hanya dapat diselesaikan lewat negosiasi.

(faj)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan