Sabtu, 9 April 2011

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Briptu Norman Dapat Sambutan Meriah

Posted: 09 Apr 2011 05:04 AM PDT

Anggota Brimob Gorontalo Briptu Norman Kamaru sedang bernyanyi lagu India Chaiya-chaiya. (YouTube)

Berita Terkait

Kuta (ANTARA News) - Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo yang pandai berjoget India, mendapat sambutan meriah dari warga Bali saat tampil pada pentas Opera Van Java atau OVJ di sentral parkir Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Sabtu sore.

Bahkan, saat baru datang hendak menuju panggung, Norman yang didampingi seorang perwira menengah berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) sudah mendapat sambutan istimewa dan tepukan tangan penonton.

Sejumlah penonton hendak menyalami dan memotret Norman, namun tidak diberi kesempatan oleh panitia.

Ketika tiba giliran pentas bersama Sule, Parto, Andre, Aziz dan Nunung, anggota polisi itu kembali mendapatkan tepukan meriah.

Ia kemudian didaulat berjoget dengan iringan musik dari kelompok musik asal Bali Superman is Dead (SID).

Para pemain OVJ tidak kalah heboh juga ikut berjoget bersama Norman, yang namanya ramai setelah goyang Indianya beredar luas di situs youtube.com.

Meskipun disambut meriah, Norman tampak tidak bisa mengimbangi lawakan dari para pemain OVJ.

Selain seorang perwira menengah, pada acara yang ditonton ribuan masyarakat di lapangan terbuka tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana yang mengenakan jaket kulit warna merah.

Pentas OVJ di lokasi berkumpulnya wisatawan lokal yang hendak menuju Pantai Kuta itu berlangsung meriah. Para penonton yang kepanasan terpaksa disemprot dengan air oleh petugas pemadam kebakaran.

Parto dan kawan-kawan dalam pentas bertajuk Sang Seniman itu tampil dengan mengutip sejumlah kata dalam bahasa Bali, seperti "ken-ken kabare" atau "bagaimana kabarnya?".

Parto yang biasa menjadi dalang dalam pentas itu mengenakan pakaian adat Bali dengan dominasi warna merah.

Pada acara tayangan tunda tersebut, penonton berkesempatan menyampaikan rasa cintanya kepada calon pasangan yang diincarnya. Lakon seperti itu diawali dengan adegan Nunung yang menyampaikan rasa cinta kepada drumer SID.

Mendapatkan kenyataan seperti itu, seperti biasa, Aziz Gagap menunjukkan sikap cemburunya dengan membenturkan diri pada tembok atau memakan benda-benda tiruan dari gabus, seperti ban mobil. Namun dalam adegan itu, pernyatan cinta Nunung kepada sang drumer ditolak sehingga Aziz bergembira.

Pada malam harinya, OVJ tampil live dengan membawakan lakon berjudul "Bulan di Denpasar". (*)

(T.M026/A035)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sule Ternyata Pintar Menawar Barang

Posted: 09 Apr 2011 12:18 AM PDT

Sule (kapanlagi.com)

Saya ingin membuktikan kepada masyarakat Bali bahwa hidung saya tidak pesek. Buktinya, kacamata yang saya pakai tidak jatuh"

Berita Terkait

Denpasar, 9/4 (ANTARA) - Komedian Entis Sutisna alias Sule rupanya tidak terima selalu diolok-olok memiliki hidung pesek oleh teman-temannya sesama pemain Opera Van Java atau OVJ.

Saat OVJ akan pentas di sentral parkir Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, ia memanfaatkan kesempatan itu untuk membuktikan bahwa hidungnya tidak pesek. Ia membeli kacamata hitam di kawasan wisata Kuta.

"Saya ingin membuktikan kepada masyarakat Bali bahwa hidung saya tidak pesek. Buktinya, kacamata yang saya pakai tidak jatuh," kata pelawak kelahiran Cimahi, 15 November 1976 yang pernah menjadi penjual jagung rebus itu saat bertemu wartawan di Kuta.

Pelantun tembang "Susis" ini juga bercerita bahwa kacamata tersebut dibeli dengan harga Rp25 ribu. Dia bahkan menegaskan bahwa bukan Sule kalau setiap saat membeli barang kalau tidak menawar.

"Awalnya dikasih harga Rp30 ribu, kemudian saya tawar Rp15 ribu. Akhirnya kena Rp25 ribu," kata artis yang mulai terkenal setelah memenangi lomba Audisi Pelawak Indonesia (API) bersama grup lawaknya SOS ini.

Bersama pentolan OVJ lain, Parto, Aziz Gagap, Nunung, dan Andre Taulani, ia menjelaskan berbagai hal mengenai pentas OVJ, termasuk mengapa materi lawakannya tidak terlalu jauh menyinggung masalah politik.

"Kami semua ini penakut. Tapi, soal politik tetap ada sedikit-sedikit. Demikian juga perkembangan yang terjadi di masyarakat, seperti kasus Gayus atau Briptu Norman," katanya.(*)

M026/M008

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen