Sabtu, 8 Januari 2011

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Permintaan Motif Batik Baduy Meningkat

Posted: 08 Jan 2011 06:58 PM PST

Lebak (ANTARA News) - Permintaan produk motif batik Baduy di pasaran meningkat untuk pakaian kerja atau sehari-hari maupun kondangan karena warnanya sangat berbeda dengan batik dari Jawa Tengah.

"Saat ini kami terus melakukan diversifikasi produk Baduy, di antaranya kerajinan Batik Baduy itu," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Banten, Wawan Ruswandi, Minggu.

Wawan mengatakan, pemerintah daerah terus mendorong terhadap produk khas Baduy agar memiliki pasar yang baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.

Karena itu, kelompok kerajinan Baduy sudah ditingkatkan pengetahuan sumber daya manusianya dengan magang di Tasikmalaya.

Pengiriman magang tersebut untuk meningkatkan mutu produksi kerajinan Baduy.

Pemerintah daerah terus melakukan pembinaan untuk meningkatkan produk kerajinan masyarakat adat agar tumbuh dan bisa merebut dan memiliki nilai jual pangsa pasar.

Selama ini, kata dia, permintaan batik Baduy yang didominasi warna biru dan hitam meningkat.

Mereka mulai remaja, usia lanjut. siswa sekolah, bahkan pegawai negeri sipil (PNS) setiap Kamis dan Jumat selalu menggunakan pakaian tersebut.

Bahkan, warga banyak memakai pakaian batik Baduy untuk kondangan.

Penggunaan batik Baduy memiliki anggapan bahwa mereka lebih bangga terhadap produk kerajinan masyarakat tradisional Baduy dari Kabupaten Lebak.

Menurut dia, tingginya permintaan pakaian batik Baduy setelah kebijakan pemerintah menganjurkan untuk mencintai produk batik dalam negeri.

Saat ini, kata dia, setiap hari banyak ditemukan warga Kabupaten Lebak memakai batik Baduy baik laki-laki maupun perempuan.

"Kami yakin motif batik Baduy bisa menembus pasar nasional maupun internasional karena terdapat etnik masyarakat adat yang ada di Tanah Air," ujarnya menjelaskan.

Dia menjelaskan, sebetulnya motif warna batik Baduy tidak kalah dengan batik-batik dari Jawa Tengah, seperti Pekalangon, Solo, maupun Yogyakarta.

Batik Baduy memiliki kekhasan tersendiri melalui warna yang didominasi hitam dan biru itu. Warna tersebut tentu memiliki makna dan arti tersendiri bagi warga Baduy untuk mencintai alam karena kehidupan mereka dari bercocok tanam.

Selain itu, wanita yang berkulit putih sangat cocok menggunakan batik Baduy.

"Saya kira batik Baduy tidak ketinggalan zaman dan bisa bersaing dengan produk batik lain di Indonesia," katanya.

Icah (30), seorang PNS di Pemkab Lebak mengaku dirinya sangat tertarik memakai batik Baduy pada Kamis dan Jumat karena diwajibkan menggunakan batik.

Sebab memakai batik Baduy sama dengan mencintai produk-produk dalam negeri.

Bahkan, dia juga mengoleksi pakaian batik Baduy untuk keperluan undangan atau pertemuan keluarga.

"Kami sangat mencintai batik Baduy karena corak warna biru dan hitam sehingga terlihat lebih percaya ciri," katanya.

Sementara itu, Jali (55), pedagang batik Baduy mengaku, saat ini banyak permintaan batik Baduy yang datang ke perkampungan Baduy di Kabupaten Lebak.

Mereka membeli batik Baduy untuk keperluan sehari-hari, bekerja atau dijadikan kenang-kenangan.

Saat ini, harga pakaian batik Baduy bervariasi antara Rp70.000 sampai Rp250.000 per busana tergantung kualitas.

"Saya kira banyak warga luar daerah mencintai produk batik Baduy," katanya menambahkan.
(ANT/P003)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Obama Kecam Serangan Al-Qaida ke Yaman

Posted: 08 Jan 2011 06:55 PM PST

Minggu, 9 Januari 2011 09:55 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika | Dibaca 58 kali

Washington (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, Sabtu, mengecam serangan-serangan Al Qaida beberapa hari terakhir ini yang menewaskan tentara Yaman dalam memerangi kelompok garis keras tersebut, demikian keterangan Gedung Putih yang dikutip AFP.

Pembantu kontra-terorisne Obama, John Brennan melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Yaman Ali Abdullah pada Sabtu pagi untuk menyampaikan "belasungkawa pribadi" Obama atas kematian pasukan keamanan Yaman dalam serangan-serangan selama dua hari terakhir, kata Gedung Putih.

Brennan mengatakan Obama "mengecam keras serangan-serangan brutal, yang mencerminkan niat jelas kelompok itu untuk membunuh orang-orang Yaman yang dengan gagah berani berusaha menghentikan

upaya Al-Qaida untuk melakukan serangan teroris di Yaman maupun di negara=negara lainnya."

Brennan mengatakan bahwa "Amerika Serikat bertekad untuk berdiri dengan pemerintah dan rakyat Yaman dalam menghadapi Al-Qaida dan bahwa Presiden Obama berkomitmen untuk melanjutkan memberikan bantuan keamanan, ekonomi, dan pembangunan kepada Yaman."

Al-Qaida menewaskan 10 tentara pada Jumat dalam penyergapan terpisah pada dua konvoi militer di provinsi selatan bergolak Abyan, kata pejabat Yaman.

Dalam insiden terpisah Sabtu, separatis bersenjata membunuh dua tentara Yaman dan melukai lainnya dalam serangan terhadap sebuah pos pemeriksaan militer di provinsi selatan Lahij, kata seorang pejabat keamanan.
(Uu.H-AK/A011/P003)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan