Ahad, 7 April 2013

Republika Online

Republika Online


Yenny Wahid Jadi Waketum Terserah SBY

Posted: 07 Apr 2013 11:17 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putri almarhum mantan presiden Abdurrachman Wahid (Gusdur), Yenny Wahid bergabung ke Partai Demokrat. Yenny disebut-sebut menjadi kandidat kuat calon Wakil Ketua Umum Demokrat.

"Saya juga dengar Mbak Yenny mau jadi Waketum Demokrat," kata Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat, Saan Mustopa kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/4).

Saan mengatakan, penetapan Yenny sebagai wakil ketua umum merupakan wewenang Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya ketua umum akan mengkomunikasikan hal ini dengan tim formatur. "Tentu yang paling tahu ketua umum terpilih," ujar Saan.

Sepengetahuan Saan, ketua umum bersama tim formatur masih menggodok nama-nama yang bakal dipilih sebagai wakil ketua umum. Dia mengaku belum mengetahui persis apakan struktur kepengurusan baru nanti akan mengalami perombakan total atau tidak.

"Apakah akan memasukan nama baru nonkader di kepengerusan itu menjadi otoritas ketua umum," kata Saan.

Yenny Wahid Waketum Demokrat? Ini Komentar Sutan Bathoegana

Posted: 07 Apr 2013 11:15 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski belum ada pernyataan resmi, beberapa pengurus Partai Demokrat membenarkan akan bergabungnya Yenny Wahid. Jika memang formatur pimpinan memutuskan putri almarhum Gus Dur itu menjadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, dinilai tidak akan memicu penolakan dari kader internal.

"Insya Allah tidak ada resistensi. Partai ini partai terbuka, tokoh masyarakat yang ingin masuk diberikan posisi strategis," kata Ketua DPP Demokrat Sutan Bathoegana di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/4).

Sutan menilai masuknya Yenny ke Partai Demokrat dipastikan membawa dampak positif. Karena Yenny merupakan salah seorang tokoh wanita dalam dunia politik yang dikenal mumpuni. 

Sehingga bergabungnya Yenny diharapkan bisa mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat. Tak hanya itu, Yenny juga dikenal memiliki massa dan simpatisan yang sangat banyak di daerah Jawa Timur. Tentu saja, menurut Sutan, kekuatan itu tidak bisa dipandang sebelah mata oleh Partai Demokrat. 

Apalagi, latar belakang bergabungnya Yenny sudah melalui restu dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bila akhirnya Yenny memang dipilih sebagai waketum atau jabatan strategis lainnya, pasti telah melalui pertimbangan dari SBY. 

Jadu tidak ada alasan untuk menciptakan permasalahan baru atas kehadiran Yenny dan pengikutnya dalam tubuh partai berlambang bintang mercy itu.

"Satu orang aja gabung sama kita, mau profesor, doktor ada dampak positifnya. Apalagi seorang tokoh seperti Yenny," ujar Ketua Komisi VII itu. 

Tiada ulasan:

Catat Komen