Khamis, 7 Mac 2013

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Wakil Ketua MPR sesalkan tindakan anggota TNI

Posted: 07 Mar 2013 08:00 PM PST

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifuddin, menyesalkan tindakan sekelompok anggota TNI yang menyerang Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatera Selatan.

"Apapun latar belakang dan alasan pemicunya, tindakan penyerangan dan pembakaran tersebut sungguh merupakan pelanggaran hukum berat," kata Lukman di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Jumat.

Lukman juga meminta Panglima TNI meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan anggotanya dan menindak tegas anggota yang terbukti terlibat dalam peristiwa penyerangan itu selambat-lambatnya dalam tiga hari.

Selain itu dia juga meminta jajaran TNI dan Polri mengendalikan diri supaya insiden OKU tidak terulang.

"Tiga hal di atas itu penting untuk secepatnya dilakukan petinggi TNI dan Polri sebagai bukti keseriusan Panglima TNI dan Kapolri dalam mengatasi masalah ini," demikian Lukman Hakim Saifuddin.

POSCO Engineering & Construction Meluncurkan Proyek Resor Jeju Melalui Kerjasama dengan Berjaya Corporation

Posted: 07 Mar 2013 07:53 PM PST

SEOUL, Korea Selatan, 8
Maret 2013 (ANTARA/PRNewswire) --

 


  • Fase pertama pembangunan "Jeju Airest
    City" tengah berlangsung

  • Segera dibangun sebuah kompleks kondominium

 

     Dengan pengakuan global yang diperoleh
melalui berbagai proyek pengembangan kota, yang mencakup Kawasan Bisnis
Internasional Incheon Songdo, An Khanh New City di Vietnam, dan pembangunan
kota baru di Kazakhstan, POSCO E&C (Wakil Ketua dan Direktur Utama: Chung
Dong Hwa) telah meluncurkan proyek "Jeju Airest City" yang
bekerjasama dengan Berjaya Corporation, perusahaan terkemuka asal Malaysia yang
bergerak dalam industri hotel dan resor.

(Photo: http://www.prnasia.com/sa/2013/03/07/20130307163719604101.html)

     POSCO E&C telah melaksanakan upacara
peresmian "Jeju Airest City - Gotjawal Village" yang luar biasa pada
tanggal 7 Maret di dekat Yerae-dong, City Seogwipo, Propinsi Otonomi Istimewa
Jeju.  

     Proyek "Jeju Airest City"
adalah salah satu dari enam proyek unggulan JDC (Pusat Pembangunan Kota
Internasional Bebas Jeju - Jeju Free International City Development Center)
yang bertujuan untuk menjadikan Jeju sebagai sebuah kota internasional bebas.
Proyek ini meliputi kompleks hunian dengan tipe resor, seperti hotel berbintang
lima dan kondominium, kasino, pusat perbelanjaan, dan pusat kesehatan, di
Yerae-dong, Kota Seogwipo. Proyek ini diperkirakan rampung pada tahun 2017
dengan total biaya bruto sebesar US$ 2,27 miliar.

     Pada fase pertama proyek "Jeju
Airest City", di Yerae-dong, Kota Seogwipo, adalah "Gotjawal
Village" - terdiri dari "Seaside Maison" dan "Market
Walk" - sebuah kompleks kondominium yng rancangannya terinspirasi dari
rancangan rumah adat di Pulau Jeju. "Seaside Maison" akan terdiri
dari 51 unit kondominium bertipe vila, sementara "Market Walk"
mencakup 96 unit pertokoan dan kondominium.  

     POSCO E&C akan membangun 147 unit
kondominium bertingkat tiga ke atas dan satu tingkat ke bawah, dengan total
biaya bruto mencapai US$ 130 juta. Pembangunan diperkirakan rangkum pada bulan
April 2015. "Kami akan melakukan berbagai usaha untuk mewujudkan
penyelesaian proyek "Jeju Airest City"  bekerjasama dengan Berjaya
Corporation. Berkat kemampuan dan kehandalan kami dalam membangun dan mengelola
resort berkelas dunia dan juga di JDC, yang akan memacu pengimplementasian
proyek Pembangunan Kota Bebas Internasional Jeju," kata Wakil Ketua POSCO
E&C, Bapak Chung Dong Hwa.

     POSCO E&C telah menandatangani nota
kesepahaman dengan Berjaya untuk kemitraan strategis pada sebuah proyek
pembangunan di bulan Juli 2011. Dan sejak itu, kedua perusahaan tersebut telah
sepakat untuk menjalani bisnis gabungan dalam proyek energi yang dapat diperbarui,
pembangunan pabrik dan kota. Kedua perusahaan tersebut berencana untuk
memperkuat kerjasama mereka.   

 

Dong-Jun Chun

+82-32-748-2755

djchun@poscoenc.com

 

  

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan