Rabu, 2 Januari 2013

Republika Online

Republika Online


John Isner Mundur dari Hopman Cup

Posted: 02 Jan 2013 10:55 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, PERTH -- Petenis Amerika, John Isner, terpaksa mundur dari turnamen Hopman Cup karena mengalami cedera lutut. Isner mundur di babak semifinal ketika dia harus melawan tim Spanyol.

Isner mengaku berjuang melawan rasa nyerinya dan berkeras melanjutkan turnamen. Namun, mengingat grand slam Australia Terbuka hanya tinggal sebelas hari lagi, maka dia memutuskan mundur untuk menjaga kondisi fisiknya.

"Saya meminta maaf kepada seluruh fans. Sebenarnya saya ingin tetap bermain, namun saya harus menjaga kondisi kesehatan menjelang grand slam," ujar pemain berusia 27 tahun ini di Perth Arena, Australia, seperti diansir dalam theaustralian.com, Kamis (3/1).

Isner seharusnya bertanding melawan petenis Spanyol, Fernando Verdasco, dalam babak semifinal hari ini. Mundurnya Isner membuat panitia sedikit kesulitan untuk mencari pemain pengganti yang berasal dari Amerika.

Putra Hatta Rajasa Tertekan Secara Psikis

Posted: 02 Jan 2013 10:52 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Empat perwakilan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menghadiri konferensi pers terkait Muhamad Rasyid Amrullah Rajasa. Mereka adalah Kepala Manajemen Bisnis RSPP Syafik Ahmad, Kepala Administrasi Medis RSPP Indra Maulana, Ahli Kesehatan Jiwa Endah Rosa Wulan, dan dokter Penyakit Dalam Abdul Haris Tri Prasetyo. Namun hanya tiga dokter yang berbicara tentang kondisi terkini anak bungsu Hatta Rajasa itu.

Dokter yang memberikan penjelasan menilai Rasyid perlu penanganan medis lebih lanjut. Pasien, kata pihak RSPP, mengalami tekanan psikis meski secara fisik kondisinya baik. Ahli Kesehatan Jiwa RSPP Endah Rona Wulan menyatakan, pasien mengalami susah makan dan tidur sejak menjalani perawatan pada Selasa (1/1) petang.

Rasyid, kata dia, juga mengalami traumatik pasca kecelakaan yang merenggut dua korban jiwa itu. "Dia mengalami ketakutan," kata Endah. "Secara psikologis setiap orang berbeda, kita tidak bisa samakan satu sama lainnya," imbuhnya.

Mengapa Rasyid kondisinya bisa seperti itu? "Usia pasien masih muda. Sehingga, dalam dirinya muncul kecemasan." Ia melanjutkan, "Beliau sedang ujian, kebingungan anaknya (Rasyidnya)." Ketika wartawan ingin bertanya lebih jauh, seusai konferensi pers semua dokter pelit bicara sebelum masuk lift.

Tiada ulasan:

Catat Komen