Ahad, 16 Disember 2012

Republika Online

Republika Online


Keluarga David Lanza Hobi Koleksi Senjata

Posted: 16 Dec 2012 11:02 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, NEWTOWN -- Keluarga pelaku penembakan SD Sandy Hook, Adam Lanza memiliki hobi mengoleksi senjata. Ibunya, Nancy Lanza sering membawa anaknya itu ke lapangan tembak di wilayah utara New York City.

Nancy kadang-kadang berbicara tentang koleksi senjatanya di bar setempat. Salah satunya adalah senjata yang dipakai Adam untuk menembak Nancy pada Jumat (14/12). Adam kemudian menembak 26 orang termasuk 20 anak-anak di SD Sandy Hook sebelum menembak dirinya sendiri.

Teman karib Nancy,  Dan Holmes mengatakan Nancy memiliki senjata yang berbeda-beda. "Saya tidak tahu berapa banyak, " kata dia, seperti dikutip indiaexpress, Senin (17/12).

Ketertarikan Nancy pada senjata menjadi fokus utama para penyidik. Mereka mencoba menduga apa yang menyebabkan Lanza melancarkan serangan penembakan terburuk di AS itu. 

Penyidik menghubungkan lima senjata yakni dua pistol tangan, dua senapan berburu, dan sebuah senapan semi otomatis. Anaknya mengambil dua pistol dan senapan semi otomatis ke sekolah Newtown. Aparat penegak hukum percaya senjata itu dimiliki secara sah dan terdaftar.

Nancy, wanita yang berusia 52 tahun itu telah bercerai dari suaminya pada 2008. Dia digambarkan teman-temannya sebagai wanita yang suka bersosialisasi dan baik hati kepada orang asing. Dia tinggal di sebuah rumah besar di Newtown bersama dengan Adam Lanza.

Perbaikan Kampung, Pemprov DKI Libatkan Perusahaan Tata Pemukiman

Posted: 16 Dec 2012 11:00 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng tujuh perusahaan untuk melaksanakan program perbaikan kampung dan permukiman kumuh.

Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT Jasindo, PT Don Media Indonesia, PT Bank DKI, PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jakarta Propertindo, PD Pembangunan Sarana Jaya dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP).

"Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen antara Pemprov DKI dengan sejumlah mitra kerja dalam pelaksanaan program perbaikan kampung dan permukiman kumuh di wilayah ibukota," kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah Novizal di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.

Menurut Novizal, pelaksanaan program tersebut akan dilaksanakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing perusahaan secara berkesinambungan.

"Bentuk kegiatan dari program ini, yaitu berupa pembangunan prasarana umum di kawasan perumahan, pembangunan ruang interaksi sosial, perbaikan rumah tidak layak huni, perbaikan MCK dan sarana penunjang fasilitas publik lainnya," ujar Novizal.

Pada tahap berikutnya, sambung Novizal, beberapa perusahaan lain yakni PT Astra International Tbk, PT Jakarta Tourisindo dan PD Pasar Jaya akan turut bergabung dalam program tersebut.

"Kami berharap akan makin banyak perusahaan yang turut berpartisipasi dalam mengatasi berbagai macam permasalahan yang ada di Jakarta, termasuk masalah penataan permukiman ini," kata Novizal.

Novizal menambahkan Program Perbaikan Kampung atau disebut juga Proyek MHT telah dilaksanakan sejak 1969 di DKI Jakarta.

Kala itu, program tersebut masih berfokus pada pembangunan fisik lingkungan yang sangat dibutuhkan pada waktu itu, seperti pembangunan jalan, saluran penghubung, sarana kesehatan dan fasilitas publik lainnya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan