Ahad, 18 November 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Dikunjungi Obama, Warga Myanmar Heboh

Posted: 17 Nov 2012 08:01 PM PST

YANGON - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Myanmar menjadi pembicaraan hangat diantara warga Myanmar. Kunjungan Obama itu merupakan kunjungan Presiden AS yang pertama kalinya ke Myanmar dalam sejarah hubungan kedua negara tersebut.

Obama akan melakukan kunjungan selama enam jam ke kota Yangon, Myanmar. Dalam kunjungan tersebut Obama akan bertemu dengan Presiden Thein Sein dan pemimpin kelompok oposisi Aung San Suu Kyi. Obama juga akan melakukan kunjungan ke Universitas Yangon yang selama ini dianggap sebagai pusat kegiatan kelompok oposisi Myanmar.

Dalam kunjungannya ke Myanmar, Obama hanya akan mendatangi kota Yangon dan tidak pergi ke ibu kota Myanmar, Nyapyidaw. Banyak kalangan yang menyetujui tindakan tersebut. "Saya senang Obama tidak berkunjung ke Nyapyidaw, Nyapyidaw hanyalah tempat rezim militer berkumpul," ujar Than Lwin, seorang guru dari negara bagian Kachin Seperti dikutip Associated Press, Minggu (18/11/2012).

Banyak warga Myanmar yang berharap terhadap kunjungan Obama tersebut. "Saya kira AS akan membantu masyarakat Myanmar, Tidak seperti China yang hanya berurusan dengan pemerintah saja. Kami sangat berharap AS dapat membantu kami", ujar Wizaya seorang biksu.

Namun ada juga warga Myanmar yang skpetis terhadap kedatangan Obama tersebut. "Selama 50 tahun AS tidak pernah membantu rakyat Myanmar yang ditindas rezim militer. Saya kira Obama daang hanya untuk kepentingan ekonomi, perusahaan-perusahaan AS ingin membuka bisnisnya di Myanmar," ucap Hla Shwe seorang tahanan politik yang pernah dipenjara selama 25 tahun oleh rezim militer Myanmar.

Di bawah Presiden Thein Sein, Myanmar melakukan prosees reformasi yang mengakhiri berkuasanya rezim militer di negara tersebut. Thein Sein melepaskan tahanan-tahanan politik, melonggarkan sensor pemerintah, dan mengizinkan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi masuk dalam parlemen.(faj)

Grafiti Hiasi Kedatangan Obama di Myanmar

Posted: 17 Nov 2012 07:01 PM PST

YANGON - Kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Myanmar turut dinantikan oleh penggiat seni grafiti di negara itu. Seorang pelukis grafiti Myanmar bahkan mempersiapkan lukisan grafiti khusus untuk menyambut kedatangannya.  
Arker Kyaw mengumpulkan 15 kaleng cat dan langsung mencari dinding yang kosong untuk membuat karyanya, sesaat setelah dirinya tahu Obama akan datang ke Myanmar. Ia pun langsung menggambar sosok Obama yang tengah tersenyum dengan disertai bendera Amerika dan Myanmar sebagai latar belakangnya.
 
"Saya ingin menyambutnya," ujar Kyaw, seperti dikutip Associated Press, Minggu (18/11/2012).
 
Namun sialnya, keesokan hari seorang rival pelukis grafiti merusak karya yang ia buat. Menurut Kyaw, rivalnya itu mencoret karya miliknya dengan cat hitam.
 
Tetapi, hal ini tidak membuat Kyaw bersedih. Dirinya pun membuat kembali grafiti dari Presiden AS ke-44 tersebut. Dirinya mengharapkan, Obama bisa melihat sekilas karyanya, selama melakukan kunjungan selama enam jam di Myanmar.
 
Kabar mengenai kunjungan Obama ke Yangon memang amat dinantikan warga Myanmar. Pemerintah Myanmar bahkan melakukan pembersihan dari beberapa sudut kota dan melakukan perbaikan di sekitar rute yang akan dilewati oleh Obama.
 
Selama di Myanmar, Obama akan melakukan pertemuan dengan Presiden Thein Sein. Selain itu, Obama juga akan melakukan pertemuan dengan tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi. Pertemuan dengan Suu Kyi dianggap penting oleh warga Myanmar.
 
Beberapa warga memandang kunjungan Obama bisa menjadi penyeimbang situasi yang ada di Myanmar. Seorang warga bernama, Hla Shwe menilai kedatangan Obama adalah kunjungan untuk rakyat. Baginya, Amerika ingin menyeimbangkan kekuatan antara China dengan Asia Tenggara.
 
 
(faj)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan