Khamis, 16 Februari 2012

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Pegawai Hotel Classic Ditangkap Saat Nyabu

Posted: 16 Feb 2012 01:04 AM PST

JAKARTA -  Seorang karyawan Hotel Classic ditangkap polisi saat menghisap narkotika jenis sabu-sabu di kamar kosnya, di Jalan Tamansari 1A, Mapar, Tamansari, Jakarta Barat, pada 11 Februari 2012 sekira pukul 01.30 WIB.
 
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, tersangka adalah adik ipar seorang wartawan senior.
 
"Jadi itu yang ditangkap adik iparnya si-ID, bukan si wartawannya. Wartawannya itu hanya datang mengurusi adik iparnya itu," ucapnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (16/2/2012).
 
Kata Rikwanto, ada barang bukti yang disita dari tempat kejadian perkara. "Barang buktinya ditemukan dua paket sabu dengan berat 0,5 gram dan saat ini ditahan di Polres Jakbar," tambahnya.
 
Kata Rikwanto, sampai saat ini kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut. "Masih dalam pengembangan lebih lanjut," tutupnya.

(ful)

Perilaku Seks Mujianto Berubah Sejak Mengenal Mr J

Posted: 16 Feb 2012 12:58 AM PST

NGANJUK - Mujianto mengaku laki-laki normal sebelum mengenal Mr J (JS). Perilaku seksnya berubah setelah bekerja di rumah majikan sekaligus kekasihnya itu.
 
"Sebelum ikut dengan Mr J, Mujianto hidup normal. Bahkan sempat punya pacar seorang perempuan," kata Sekretaris Rumah Sakit RS Bhayangkara Polda Jatim AKBP Ronny Subagyo di RS Bhayangkara Polres Nganjuk, Kamis (16/2/2012).

Perubahan orientasi seksual sudah terjadi sejak dua tahun lalu.

Untuk memperkuat pengakuan Mujianto, pihak Polres Nganjuk mendatangkan Parni (55), ayah angkat Mujianto. Parni mengangkat Mujianto sebagai anak sejak usia 40 hari.

"Dari pengakuan orangtua angkat itu menguatkan bahwa Mujianto tidak mengalami kelainan seksual sejak kecil," sambung Ronny.

Menurut Ronny, kelainan yang menimpa Mujianto bisa disembuhkan karena memang bersifat dinamis.

Soal pembunuhan, lanjut dia, hanyalah sebagai pelampiasan rasa cemburu saja.

"Rekomendasi kepada penyidik adalah memang pelaku dalam keadaan sehat secara mental dalam melakukan aksinya sehingga layak untuk diproses secara hukum," tukasnya.

(ton)

Tiada ulasan:

Catat Komen