Isnin, 14 Mac 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Korban Mutilasi

Posted: 14 Mar 2011 10:49 PM PDT

TANGERANG- Polresta Tangerang Kabupaten hingga kini belum bisa mengungkap identitas korban mutilasi di tepi pantai Tanjung Pasir, Kampung Garapan, RT  02/06 Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, yang diduga merupakan korban mutilasi.

Kapolresta Tangerang Kabupaten Kombes pol Wahyu Widada mengatakan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin dalam  mengungkap identitas dan mencari keluarga korban dengan melakukan tes DNA di RSCM, Jakarta. Serta menanyakan kepada penduduk sekitar namun tidak ada yang mengakuinya.

"Kita butuh pembanding dengan DNA keluarga korban, sementara hingga saat ini belum ada laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan. Kalau di Indonesia ini ada database DNA mungkin bisa diketahui siapa korban ini," ujarnya kepada Okezone, Selasa (15/3/2011).

Menurutnya, korban berasal dari luar Tangerang. Jenazah tersebut diduga hanyut dari laut hingga terbawa ke tepi pantai Tanjung Pasir. Sebab pada malam hari air laut mengalami pasang, dan kemungkinan potongan tubuh yang dibungkus plastik ini terbawa arus dari arah Barat laut dan tersangkut di pantai.

"Kemungkinan korban berasal dari luar Tangerang," jelasnya.

Sementara menurut dokter forensik di RSCM, potongan tubuh korban yang sudah membusuk itu diperkirakan sudah dibuang sejak 3-6 bulan. "Kondisinya sudah rusak. Tapi karena dibungkus plastik, jadi agak lama membusuknya," tambah Wahyu.

Kendati begitu, Wahyu mengaku terus melakukan penyelidikan dan berusaha mengungkap kasus mutilasi yang menggegerkan Tangerang itu.

"Laporan-laporan yang kami dapat akan kita tidak lanjuti. Sebelumnya kita juga dapat laporan dari Kepolisian di Serang dan Lampung yang juga menemukan potongan tubuh, tapi tidak cocok dengan potongan tubuh yang kita temukan," tandasnya.

Sebelumnya, warga pinggir pantai Tanjung Pasir digegerkan dengan temuan potongan tubuh wanita yang menyatu dengan sampah-sampah dalam keadaan sudah hancur dan sulit dikenali pada Minggu, Februari lalu. Hingga kini, identitas potongan tubuh yang berjenis kelamin wanita itu belum terungkap.

(crl)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

TNI Paksa Jemaah Ahmadiyah Bertaubat

Posted: 14 Mar 2011 10:43 PM PDT

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin membeberkan kinerja Tentara Nasional Indonesia(TNI) yang turut campur tangan dalam mentaubatkan jemaah Ahmadiyah yang terjadi di 56 Koramil Kodam Siliwangi, Jawa Barat.

Menurut Hasanudin, para anggota TNI tersebut menelusuri desa-desa yang berada di 56 wilayah Koramil di Jawa Barat. Selain itu, Babinsa mendata anggota Ahmadiyah, sehingga perilaku tersebut menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Anggota TNI tersebut melakukan pemaksaan pada jemaah untuk keluar dari Ahmadiyah. Kejadian tersebut dilakukan oleh Koramil Cabang Parigi Ciamis dengan mengambilalih paksa imam dan khatib shalat Jumat yang dilakukan Dandim Kota Cianjur hingga membuat jamaah Ahmadiyah memilih mengalah dengan mundur menjadi jamaah. Tidak hanya itu, Babinsa juga meminta data keluarga kemudian memaksa untuk mengikuti ikrar pertaubatan.

"Ini melanggar ketentuan berlaku, tidak sesuai tugas pokok TNI," ujar TB Hasanuddin saat ditemui di Gedung DPR Jakarta, Selasa(15/3/2011).

Menurut Hasanuddin, kejadian tersebut terjadi beberapa saat setelah SK Gubernur Jawa Barat tentang Ahmadiyah keluar. Baginya, yang dilakukan TNI tersebut melanggar Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI khususnya pasal 7 ayat 2.

Tidak berhenti sampai disana, Hasanudin juga mencari tahu darimana perintah sebenarnya berasal, apakah dari Panglima TNI yang berinisiatif sendiri atau dari Presiden atau bahkan Pangdam Siliwangi.

"Saya melihatnya mereka tidak paham aturan dan menjadi berlebihan, kalau kodam ada perwira rohani, membantu Majelis Ulama Indonesia, tidak berpakaian dinas oke, tapi ini berpakaian loreng-loreng masuk ke desa sama saja kembali ke zaman orde baru," ungkapnya.
(ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen