Jumaat, 18 Februari 2011

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Awasi Jika Mengalami Keguguran Berulang!

Posted: 18 Feb 2011 09:13 AM PST

Lifestyle » Family » Awasi Jika Mengalami Keguguran Berulang!
Sabtu, 19 Februari 2011 - 00:13 wib

JIKA Moms mengalami keguguran 1 hingga 2 kali itu masih dikatakan normal, tapi kalau kegugurannya terjadi sebanyak 3 kali secara berturut-turut, wah patut dicurigai! Jangan-jangan Moms memiliki kandungan lemah.
 
Apa itu kandungan lemah? Yuk simak penjelasan dari dr Suryo Bawono SpOG berikut ini.
 
Mulut rahim = pondasi penahan janin
 
Menurut istilah medis kandungan lemah atau inkompetensi serviks adalah adanya gangguan pada leher rahim -kondisi dimana mulut rahim (serviks) mengalami pembukaan dan penipisan (memendek dan mudah terbuka) sebelum waktunya, sehingga tidak bisa menahan janin. Dan biasanya terjadi tanpa disertai rasa nyeri- pada trimester 2 dan 3 masa kehamilan.
 
Inkompetensi serviks terjadi berkisar 1-2 persen dari seluruh kehamilan, namun merupakan ¼ dari penyebab persalinan prematur pada trimester kedua (usia kandungan 4 bulan).
 
"Ibarat bangunan, mulut rahim adalah pondasi yang menahan janin tetap berada di dalam rahim. Pada waktu melahirkan, mulut rahim akan menipis dan mengalami pembukaan sehingga bayi bisa lahir. Nah kalau mulut rahim ini tidak kuat menahan, tentu saja janin akan keluar," buka dokter yang berpraktik di RS Awal Bros Pekanbaru.
 
Jika melakukan pemeriksaan dalam (inspekulo) pada awal kehamilan, akan tampak mulut rahim yang terbuka. Bahkan, dengan pemeriksaan USG transvaginal dapat mengukur ketebalan mulut rahim (cervical lenght) pada awal kehamilan. Hal ini bisa melihat kondisi inkompetensi serviks lebih dini atau sebagai prediksi apakah Moms berpotensi melahirkan prematur.     
 
Bisa berulang pada kehamilan berikutnya
 
Inkompetesi serviks karena faktor keturunan, biasanya akan berulang pada kehamilan berikutnya -struktur mulut rahim lemah dan tidak sanggup mendukung isi rahim. Itu sebabnya perlu dilakukan diagnosa secara pasti oleh dokter kandungan. Biasanya dokter akan memasang cerclage (setelah usia kehamilan 14 minggu) agar mulut rahim tidak membuka dan melebar (dilatasi). Kadang ditambah dengan dijahit di sekitar daerah mulut rahim. Jahitan akan dibuka saat berkisar usia kehamilan 37 minggu untuk persiapan persalinan.
 
Sementara pada inkompetensi serviks yang disebabkan oleh bekas robekan persalinan, bila dilakukan koreksi atau perbaikan maka bisa hamil seperti normal lagi.
 
Teknik pengikatan mulut rahim
 
Meski mengalami inkompetensi serviks, janin bisa dilahirkan hingga cukup bulan. Yakni, melakukan teknik pengikatan mulut rahim dengan beberapa pilihan; pengikatan melalui perut (transabdominal) ataupun melalui jalan lahir (transvaginal). Umumnya, pengikatan melalui jalan lahir banyak dilakukan karena tanpa mengiris dinding perut dan bisa dibius atau atau tanpa pembiusan.
 
Idealnya, pengikatan menggunakan benang khusus yang bersifat tidak tajam, tidak mengiris jaringan, tidak hancur, dan diserap oleh tubuh. Waktu pengerjaannya saat usia kehamilan 14-16 minggu, bergantung pertimbangan dokter. Bila menginginkan lahir normal tentu dilakukan pelepasan jahitan mulut rahim terlebih dulu, dan bila menginginkan lahir secara cesar maka operasi cesar dan pelepasan jahitan dikerjakan sekaligus.
 
Sejauh ini tidak ditemukan efek samping yang terjadi. Namun risiko yang bisa terjadi adalah perdarahan, infeksi, ketuban bocor.
 
Ragam Kelemahan Mulut Rahim
 
Inkompetensi serviks terjadi karena adanya ketidaknormalan atau kelemahan dari bentuk serviks. Penyebab kelemahan mulut rahim sendiri bermacam-macam, antara lain:
 
- Menjalani tindakan tertentu yang bisa mengubah kondisi serviks. Seperti konisasi -pengeluaran sebagian jaringan serviks sedemikian rupa sehingga yang dikeluarkan berbentuk kerucut (konus) untuk tujuan diagnosis -, biopsi - pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium -, LEEP – suatu prosedur dengan memotong jaringan berbentuk kerucut akan diangkat dari leher rahim.
 
- Pascapersalinan yang menyebabkan robekan mulut rahim yang cukup besar dan tidak pulih seperti semula.
 
- Kelainan bentuk rahim sejak lahir (anomali rahim).
 
- Faktor bawaan atau keturunan.
 
- Proses kuret yang membuat trauma sehingga menghasilkan efek samping pelemahan serviks.
 
- Akibat adanya infeksi dari luar rahim.

(Mom& Kiddie//tty)
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

SATC, Inspirasi Busana Pengantin Fairoza-Galih

Posted: 18 Feb 2011 04:36 AM PST

PASANGAN selebriti Fairoza A Rafiq dan Galih Ginanjar akan menikah bulan depan. Untuk busana pengantin internasional, keduanya mengambil inspirasi dari film, salah satunya "Sex and the City".

Fairoza atau akrab disapa Fai mengatakan, dirinya mengambil inspirasi gaun pengantin dari film "Hangover" dan "Sex and the City" (SATC), termasuk gaun milik desainer Vivienne Westwood yang dikenakan Sarah Jessica Parker. Gaun internasional ini akan dipakainya pada acara resepsi 12 Maret 2011 di Waterpark Pecatu Indah, Bali.

"Modelnya enggak terlalu ribet. Meskipun ada buntut dan banyak payet, tetap kelihatan simpel. Karena kalau terlalu biasa buat acara malam juga enggak bagus," katanya usai memeragakan busana pengantin Yohanes Bridal pada Grand Wedding Expo di JCC, Jakarta, Jumat (18/2/2011).

Secara lebih detail, Fai menuturkan bahwa gaun pengantinnya berwarna "off white" dengan sentuhan warna hijau dan berpotongan sabrina pada bagian lengan. Fai dan galih mempercayakan desain busana pengantinnya pada Yohanes, pemilik Yohanes Bridal.

"Om Yohanes suka sama bahuku, makanya dibuat lengan sabrina. Dan karena pinggulku besar, potongan ke bawah enggak langsung di bawah dada," ujar putri pedangdut A Rafiq ini.

Sementara untuk make up, Fai disarankan memakai make up berkesan soft mengingat kontur wajahnya yang sangat tegas.

"Kalau rambut, nanti bakal dikasih nuansa Bali yang agak miring ke satu sisi dan dikasih bunga-bunga," imbuh wanita berusia 23 tahun ini.

Untuk Galih, busana pengantinnya adalah rancangan Harry's Palmer dengan nuansa warna senada dengan Fai.

"Saya berdua konsultasi semua ke Om Yohanes; baju, make up, rambut. Orangnya detail banget, misalnya soal nyaman atau enggak saya dengan gaun yang dia rancang. Saya tahu gaunnya bagus pas lihat gaun pengantin kakak saya," jelas wanita keturunan Arab ini.

Keduanya akan menikah pada 5 Maret 2011 di Jakarta dan menggelar resepsi pada 12 Maret 2011 di Bali.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan