Sabtu, 6 Julai 2013

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Aceng Fikri Masuk DCS DPD Jabar

Posted: 06 Jul 2013 01:22 AM PDT


GARUT, KOMPAS.com - Mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Dewan Perwakilan Perwakilan (DPD) dari Jawa Barat yang baru dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

Kepada Tribun Jabar, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, pihaknya segera menyerahkan daftar tersebut ke KPU Pusat.

"Ke-36 kandidat itu belum tentu lolos karena akan diserahkan dulu ke KPU pusat untuk diverifikasi, nanti kita serahkan berkasnya pada 8 Juli," kata Yayat di KPU Jabar Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (5/7/2013).

Sampai berita ini diturunkan, Kompas.com belum berhasil mendapatkan pernyataan dari Aceng. Saat didatangi di rumahnya di Kampung Jobong, Kelurahan Sukamentri RT/RW 01/014, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (6/7/2013), Aceng juga tidak bisa ditemui.

"Bapak masih di (lantai) atas, belum turun. Katanya sih sakit. Saya nunggu dari tadi jam sepuluh siang," kata Surya (29), tamu dari Bogor.

Selain Surya, tampak beberapa tamu tengah menunggu di saung yang berdiri di halaman rumah Aceng. Tampak juga dua mobil serta beberapa sepeda motor tamu terparkir di halaman rumah Aceng yang luas.

Editor : Kistyarini

Curi Seliter Cengkeh, Lansia Berurusan dengan Polisi

Posted: 06 Jul 2013 12:05 AM PDT


BONE, KOMPAS.com - Hanya gara-gara seliter cengkeh, seorang warga yang telah lanjut usia di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah dilaporkan oleh kerabatnya sendiri, Sabtu (06/07/2013).

Kasus tersebut menimpa Bunna (67) warga Desa Pattirorilo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Hal ini bermula saat dia memetik cengkeh disebuah kebun milik kerabatnya sendiri.

Pemilik kebun itu keberatan atas tindakan pelaku yang memetik cengkengnya sebayak 1 liter. Atas peristiwa ini, si kerabat melaporkan Bunna atas tuduhan pencurian seliter cengkehnya ke Mapolres setempat.

"Saya sengaja lapor walaupun dia keluargaku dan intinya bukan cuma cengkeh, tapi dia mau kuasai itu kebun," beber Ahmad Sulle (40) dihadapan polisi.

Sementara itu, aparat kepolisian yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini mengaku masih melakukan penyelidikan

"Kami masih melakukan penyelidikan dan baru keterangan korban yang kami terima dan kuat dugaan kasusnya ini ada kaitannya dengan kasus perdata atau sengketa lahan," tegas Ipda Mahdias, Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kanit SPKT) Polres Bone.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Tiada ulasan:

Catat Ulasan