Ahad, 16 Jun 2013

detikcom

detikcom


Demokrat Bingung Tujuan PKS Bagikan Voucher BBM ke Tukang Ojek

Posted: 16 Jun 2013 12:29 PM PDT

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yogyakarta membagikan voucher BBM Rp 10 ribu kepada para tukang ojek sebagai simbol penolakan kenaikan harga BBM. Partai Demokrat makin bingung dengan tujuan langkah dari PKS tersebut.

"Tanyakan saja ke PKS kenapa PKS melakukan begitu, kenapa punya sikap begitu," ujar Ketua Fraksi PD Nurhayati Ali Assegaf saat dihubungi, Senin (17/6/2013).

Nurhayati memilih emoh mengomentari berbagai manuver yang tengah dilakukan PKS. Dia yakin jika rakyat bakal bisa melihat dengan jernih sikap yang sedang dijalani PKS.

"Biar rakyat saja yang menilai," lanjut Nurhayati.

Ketua DPP PD, Sutan Bhatoegana juga tidak mau mengomentari sikap PKS tersebut. Dia juga menolak jika voucher itu dianggap menyerupai dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Namun Sutan berharap PKS tidak menjalankan peran di dua tempat sekaligus.

PKS setidaknya membagikan seratusan lebih voucher BBM kepada para tukang ojek. Voucher ini dapat ditukar ke SPBU Gambiran Yogyakarta. Ketua DPW PKS DIY, Sukamta, mengatakan pembagian voucher ini sebagai ekspresi ketidaksetujuan atas rencana kenaikan harga BBM. Jika sebelumnya, aksi penolakan diekspresikan dengan spanduk-spanduk, maka PKS mulai mengubahnya dengan aksi simpatik seperti bagi-bagi voucher BBM gratis.

"Memang jumlahnya tidak besar, tapi ini simbol perjuangan. Tukang ojek merupakan salah satu masyarakat yang bakal terkena dampak langsung kenaikan harga BBM," kata Sukamta.

PKS menilai, menaikan harga BBM sekarang adalah bukan waktu yang tepat. Karena saat ini adalah menjelang bulan puasa dan lebaran, dimana semua harga kebutuhan pokok sudah merangkak naik.

"Pemerintah itu jangan micek (tidur-red) dan budeg (tuli-red) dengan menaikan harga BBM, tanpa mendengarkan aspirasi rakyat," pungkasnya.

Gara-gara Menolak Cinta Teman Prianya, Gadis Belia Nyaris Tewas Dianiaya. Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.30 - 05.22 WIB, hanya di TRANS TV

(mok/spt)

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Rumah di Kembangan Ditangkap

Posted: 16 Jun 2013 11:26 AM PDT

Senin, 17/06/2013 01:26 WIB

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Polsek Kembangan berhasil meringkus seorang pencuri rumah kosong (rumsong), di Perumahan Permata Regensi, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu pagi. Tersangka berhasil ditangkap karena aksinya terekam kamera CCTV rumah mewah tersebut.

"Pelakunya bernama Oman (23) dia adalah seorang pekerja pembuat mebel yang berada di samping rumah korban," ujar Kapolsek Kembangan, Kompol Heru, Minggu (16/6/2013).

Heru mengatakan, menurut keterangan pemilik rumah Edi Linardi mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (14/6) malam, dimana ia beserta keluarganya sedang keluar rumah.

"Namun, korban baru menyadari setelah melihat handphone milik istrinya itu tidak ada di ruang tamu," ujarnya.

Kini, demi kepentingan penyidikan lebih lanjut, pelaku diamankan di Polsek Kembangan, selain itu, polisi juga menyita barang bukti yaitu sebuah Handphone milik korban.

Gara-gara Menolak Cinta Teman Prianya, Gadis Belia Nyaris Tewas Dianiaya. Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.30 - 05.22 WIB, hanya di TRANS TV

(spt/mok)


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan