Sabtu, 16 Februari 2013

Republika Online

Republika Online


Sarapan Bergizi Tingkatkan Konsentrasi Anak

Posted: 16 Feb 2013 01:05 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Pakar gizi dari Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Sri Kardjati mengemukakan kebiasaan sarapan dengan mengkonsumsi makanan bergizi bagi anak-anak usia sekolah, berdampak bagus untuk meningkatkan konsentrasi dalam mengikuti pelajaran.

"Masih banyak masyarakat atau orang tua yang menyepelekan sarapan buat anak-anak, padahal sebenarnya makan pagi sebelum beraktivitas cukup membantu fisik anak-anak," katanya saat menghadiri "Pekan Sarapan Nasional" yang diselenggarakan Nestle Indonesia di Surabaya, Sabtu.

Menurut Ketua Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) Surabaya itu, dari hasil survei yang dilakukan lembaganya, baru sekitar 60 persen anak-anak di Surabaya yang membiasakan diri sarapan, selebihnya tidak pernah sarapan.

"Dari penelitian yang dilakukan selama tiga tahun terakhir, anak-anak yang biasa sarapan dengan makanan bergizi cukup memiliki konsentrasi lebih tinggi dan nilai pelajarannya lebih bagus, terutama matematika dan IPA. Selain itu, mereka juga tidak sering mengantuk di kelas," tambah Sri Kardjati.

Ia mengakui bahwa membiasakan sarapan pada anak-anak memang tidak mudah, tetapi hal itu perlu terus diupayakan agar mereka juga tidak gampang membeli jajanan di sekolah.

"Belum tentu jajanan yang dijual di kantin sekolah atau pedagang itu bersih, higienis dan sehat. Untuk kasus seperti ini, pihak sekolah juga perlu melakukan pengawasan terhadap berbagai jajanan yang dijual di lingkungan sekolah," ujarnya.

Sebagai organisasi profesi gizi dan pangan, lanjut Sri Kardjati, PDGMI terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sarapan sebelum beraktivitas.

Sementara itu, program "Pekan Sarapan Nasional" digelar Nestle Indonesia pada 14-20 Februari 2013 di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan.

"Country Business Manager Nestle Breakfast Cereal" PT Nestle Indonesia Jose Oscar Yu mengatakan, program Pekan Sarapan Nasional telah dideklarasikan pada 8 Januari 2013 oleh empat organisasi profesi ahli gizi dan pangan Indonesia, yakni Pergizi Pangan, Persagi, PDGMI, dan PDGKI.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya sarapan bergizi, terutama anak-anak usia sekolah, sehingga dapat meningkatkan kualitas anak Indonesia menjadi lebih sehat dan berprestasi," tuturnya.

2015, Kung Fu Panda Dkk 'Nongol' di Taman Raksasa Rusia

Posted: 15 Feb 2013 11:52 PM PST

Sabtu, 16 Februari 2013, 14:52 WIB

WIKIMEDIA

Kung Fu Panda, salah satu karakter dalam DreamWorks Animation

REPUBLIKA.CO.ID, GLENDALE,--Satu raksasa animasi, DreamWorks Animation SKG, menyatakan memberikan lisensi karakternya terhadap pengembang taman-tama tematis di Rusia,

Satu developer negeri beruang merah, The Regions Grups of Companies berencana membuka taman di St Petersburg, Moskow, dan Pegunungan Ural di Yekaterinburg pada 2015.

DreamWorks, Jumat (16/2) mengatakan taman tersebut akan menjadi zona hiburan dalam ruangan terbesar di Eropa. Zona-zona itu pun bakal menjadi bagian kompleks hiburan lebih besar.

Setiap zona akan menghadirkan aula konser, film-film yang sudah ditayangkan, bioskop, hotel dan pusat ritel.

Beberapa waralaba bakal menjadi fitur utama taman-taman tadi, seperti Shrek, Madagascar, How to Train Your Dragon, dan Kung Fu Panda. Tak ketinggalan ikut di dalamnya film-film belum tayang, seperti Turbo, yang dirilis Juli nanti.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : AP

Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan