Isnin, 29 Oktober 2012

Republika Online

Republika Online


Pemerintah RI Desak Saudi Perbaiki Layanan Haji 2013

Posted: 29 Oct 2012 11:07 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,Laporan Wartawan Republika Endah Hapsari dari Makkah

MAKKAH---Kementerian Agama mendesak pemerintah Arab Saudi agar mau memperbaiki layanan pada jamaah calon haji pada penyelenggaraan haji tahun depan.

"Kami mengupayakan layanan haji 2013 lebih baik dari tahun ini. Banyak hal yang perlu dievaluasi untuk pembenahan tahun mendatang," ujar Menteri Agama Suryadharma  Ali, Selasa (30/10).

Beberapa hal menjadi sorotan untuk perbaikan layanan tersebut seperti masalah transportasi, penambahan tenda, serta kebersihan."Transportasi diharapkan lebih lancar mulai dari Makkah-Arafah-Muzdalifah-Mina. Lancar itu berarti jamaah bisa tiba lebih cepat di Armina," ujar Menag.

Dia menyebutkan ada kasus jamaah yang terlambat diangkut akibat ketakdisiplinan sopir bus. Ada pula yang bus yang sudah diparkir tetapi malah ditinggal sopirnya. "Ada juga jamaah yang sampai pukul 11.00 masih berada di Muzdalifah. Ini harus diantisipasi,'' ujarnya.

Karena itulah Menag mengatakan akan dipertimbangkan adanya tenda-tenda di Muzdalifah untuk mengantisipasi adanya jamaah yang datang kesiangan.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta adanya penambahan toilet serta mendesak tambahan petugas kebersihan Saudi karena melihat banyaknya sampah yang berserakan di mana-mana usai prosesi Armina.

"Pemerintah Saudi diharapkan bisa menambah petugas kebersihan supaya tenda-tenda dan lokasi perkemahan tetap dalam kondisi bersih,'' ujar Menag.

Suryadharma juga meminta agar pemerintah Saudi menambah rambu-rambu dan petunjuk dalam bahasa Indonesia. Dia mengapresiasi adanya petunjuk dalam bahasa Indonesia di areal Masjid Nabawi Madinah. Lantaran itulah dia berharap adanya hal serupa di Masjidil Haram Makkah.

Untuk tahun mendatang, Menag juga merencanakan adanya seragam baru untuk jamaah. "Ini untuk mempertegas identitas nasionalisme para jamaah. Seragam tambahan akan membedakan jamaah Indonesia dengan jamaah lain seperti ada tambahan bendera misalnya,'' kata dia.

Golkar: Nama Oknum DPR Pemeras BUMN Perlu Diteliti

Posted: 29 Oct 2012 11:03 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Beredarnya sejumlah nama inisial anggota DPR yang disebut-sebut kerap memeras BUMN perlu diteliti lebih dalam. Pasalnya hal itu dapat merusak hubungan antara DPR dan BUMN.

"Sebaiknya diteliti, dicek sejelas-jelasnya yang menyampaikan," kata Ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto kepada wartawan, Selasa (30/10), di sela acara Rapimnas ke IV Partai Golkar, Jakarta.

Setya menyatakan penyebutan inisial nama-nama anggota DPR pemeras BUMN belum tentu benar. Apalagi, imbuh Setya, saat dinamika politik menjelang 2014 kian memanas. "Penyebutan nama itu belum tentu benar. Sekarang politik semakin membesar," ujarnya.

Menurut Setnov selama ini DPR sudah bekerja secara profesional. DPR telah menjalankan fungsi pengawasan ke BUMN sesuai tugas dan tanggungjawab yang dimiliki. Perlu dibangun komunikasi antara DPR dan BUMN agar tidak menggangu kinerja kedua lembaga. Setya berharap rumor pemerasan DPR ke BUMN bisa diselesaikan secara baik.  "Sebaiknya dibangun komunikasi yang baik," katanya.

Saat ditanya apakah dirinya adalah salah satu anggota DPR yang terlibat pemerasan ke BUMN, Setya membantah. "Saya tidak tahu, karena saya tidak ada urusan," ujarnya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan