Khamis, 5 April 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Turki Tuntut Penjelasan Pernyataan Kritis Iran

Posted: 05 Apr 2012 06:15 AM PDT

ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu menyayangkan pernyataan kritis Iran yang dinilai dapat membahayakan hubungan kedua negara. Menurut Davutoglu, pernyataan tersebut seharusnya tidak perlu diucapkan.

Menurut PanArmenian Kamis (5/4/2012), sebelumnya Ketua Parlemen Iran Ali Larijani menuding Turki sebagai pion imperialis atas keterlibatan nya sebagai tuan rumah dalam konferensi "Teman Suriah".

Tidak hanya itu, Larijani bahkan mengatakan tindakan Turki itu merupakan salah satu bentuk bantuan bagi Israel untuk membangkitkan kekuatan Negara Zionis itu.

Menlu Davutoglu menampik pernyataan Iran itu dengan mengatakan, posisinya terkait krisis Suriah adalah independen dan tidak berada dalam tekanan atau memihak mana pun.

Davutoglu juga menyinggung terkait kebijakan negaranya yang mendukung Iran melalui penolakan sanksi putaran keempat atas negara itu pada 2010 lalu.

Menlu Turki ini pun dengan tegas membantah sikap negaranya yang disebut membantu Israel. Davutoglu menegaskan selama ini Turki telah memberikan dukungan yang nyata bagi warga Palestina yang menderita akibat kebrutalan rezim Negara Zionis itu.

Sementara itu akibat pernyataan Ketua Parlemen Iran ini, Menlu Turki dikabarkan telah menghubungi rekan sejawatnya Menlu Iran Ali Akbar Salehi untuk membahas masalah tersebut.

Dalam perbincangan antar kedua Menlu, itu Davutoglu mengatakan, pernyataan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani tidak menunjukkan sikap saling menghormati antar kedua negara.

Turki pun dikabarkan telah memanggil Duta Besar Iran di Ankara untuk meminta penjelasan mendalam terkait pernyataan Ali Larijani itu.(rhs)

AS: Sinai & Gaza Ancaman Besar

Posted: 05 Apr 2012 05:03 AM PDT

YERUSALEM - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel Dan Shapiro menyebut Sinai dan Gaza adalah ancaman bagi warga Israel.

Komentarnya ini untuk menanggapi serangan roket yang muncul dari Semenanjung Sinai dan ditujukan ke Israel.

"AS akan selalu mendukung Israel untuk mempertahankan dirinya," ujar Shapiro, seperti dikutip Jerusalem Post, Kamis (5/4/2012).

Shapiro juga berkunjung ke salah satu wilayah yang dijadikan basis sistem pertahanan misil Iron Dome. Shapiro mengatakan selama ini Iron Dome sudah berhasil menangkis serangan roket yang muncul dari sejumlah wilayah. Presiden AS Barack Obama juga sudah meminta Kongres agar membantu Israel yang akan menambah Iron Dome.

Iron Dome mulai dioperasikan di Israel pada April 2011, dan sudah diuji coba pada saat para pejuang Palestina melancarkan 230 serangan roket ke Israel. Menurut militer Israel, Iron Dome diklaim berhasil menangkis 90 persen serangan misil yang muncul dari Jalur Gaza.

Senjata anti-serangan misil itu juga akan mengalami pembaharuan. Hingga saat ini, Iron Dome ditempatkan di Gurun Negev untuk melindungi Kota Beersheba, Ashkelon, dan Ashdod. Israel juga akan mengerahkan Iron Dome ke wilayah utaranya.

Kongres AS berniat untuk melakukan instalasi dari Iron Dome berdasarkan kebutuhan keamanan Israel. Sebelumnya, Pentagon sempat memberikan dana sebesar USD205 juta atau sekira Rp1,88 miliar ke Negeri Yahudi itu untuk akuisisi Iron Dome.(AUL)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan