Jumaat, 6 April 2012

KOMPASentertainment

KOMPASentertainment


Djarum Super Mild Road To JakJazz Bertabur Bintang

Posted: 06 Apr 2012 03:23 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -  Ajang pemanasan menuju konser akbar Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2012 kembali digelar. Acara bertajuk Djarum Super Mild Road To JakJazz 2012 yang akan berlangsung di Mal Gandaria City, Jakarta, pada 7-8 April 2012 ini bakal bertabur bintang jazz Indonesia.

Bintang-bintang jazz Indonesia yang bakal tampil adalah LLW (Indra Lesmana, Barry Likumahuwa and Sandy Winarta), Tompi, Maliq & D'Essentials, Barry Likumahuwa Project (BLP), Glenn Fredly, Syaharani and the Queenfireworks (ESQIEF), Tohpati, Ireng Maulana & Friends, dan Idang Rasjidi Syndicate.

Selain itu tampil pula Yance Manusama's Funky Thumb, Lala Suwages, Margie Segers, Jeffrey Tahalele and friends (JOC ft Bale Jazz), Otty Jamalus, Mus Mujiono, Oele Pattiselano, Cendy Luntungan, Yuyun George, Abdul and the Coffee Theory, Rio Moreno, Benny Mustafa, Eramono & the New Spirit Band, dan masih banyak lagi.

"Para musisi ini merupakan lintas generasi. Di ajang ini kita berkumpul bersama dengan para pecinta musik jazz. Tempatnya pun kita pilih di mal yang pengunjungnya juga lintas generasi," kata ketua penyelenggara Ireng Maulana, di Jakarta, Jumat (6/4/2012).

Ireng berharap, para musisi bisa memanfaatkan kesempatan untuk ber-jam session, sehingga bisa tampil maksimal di ajang yang lebih besar yakni JakJazz 2012 yang bakal dihadiri sejumlah musisi jazz dari mancanegara, di Jakarta, 19-21 Oktober 2012.

"Kami memiliki misi menciptakan regenerasi musisi muda, terutama musisi jazz, serta membuka kesempatan bagi mereka untuk tampil di pentas musik besar berskala internasional bernama JakJazz," ujar Ireng.

Untuk itu, kata dia, mulai awal September 2012, pihaknya akan menyelenggarakan Road To JakJazz 'Campus Audition' sebagai ajang pencarian bakat untuk grup dan musisi jazz mahasiswa,. "Grup atau musisi yang terpilih akan diundang untuk tampil di panggung Campus Stage pada saat penyelenggaraan JakJazz," jelas Ireng.

Shark Communications sebagai penyelenggara acara membebaskan biaya tanda masuk, alias gratis, bagi penonton yang ingin menonton di Atrium Stage dan UG Main Street Stage. Sementara untuk special show di Piazza Stage, penonton hanya cukup membayar tiket seharga Rp100.000.

Berdasarkan catatan, Jakarta International Jazz Festival merupakan pelopor festival musik jazz internasional di Indonesia. JakJazz telah diselenggarakan10 kali, yakni pada 1988 dan 1991 di Taman Impian Jaya Ancol, sedangkan pada 1993, 1994 dan 1995 berlangsung di Plaza Timur Senayan. Sementara pada 1996 dan 1997 berlangsung di Pasar Festival Kuningan, serta pada 2006, 2007 dan 2008 berlangsung di Istora Senayan.

Selain itu berlangsung juga acara khusus bertajuk JakJazz 'A Touch Of Jazz' di Airman Planet Hotel Sultan pada 2009, dan sebuah acara pengumpulan dana untuk aksi sosial berjudul JakJazz Cares, di Mal Gandaria City pada 2010.

Dalam perjalanannya, JakJazz telah melibatkan ribuan musisi lokal dan mancanegara yang berasal lebih dari 30 negara di Amerika, Eropa dan Asia, serta ditonton oleh ratusan ribu penggemar musik.

Lukman Sardi: Mas Erwin Begitu Mencintai Chrisye

Posted: 06 Apr 2012 02:52 AM PDT

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Musisi dan komposer Erwin Gutawa (tengah) bersama Yanti Noor, istri almarhum Chrisye, dan vokalis Gigi, Armand Maulana (kanan) saat berkunjung ke redaksi Harian Kompas, Jakarta, Selasa (21/2/2012). Bersama istri almarhum Chrisye, Yanti Noor, Erwin Gutawa dan Jay Subiakto mengkonsep konser keempat Chrisye digelar di Jakarta Convention Center pada 5 April 2012. Turut terlibat dalam persiapan konser ini sejumlah penyanyi seperti grup band Gigi, Once, Vina Panduwinata, Gita Gutawa, dan Sophia Latjuba.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Lukman Sardi angkat topi kepada komposer Erwin Gutawa yang berhasil "menghidupkan" kembali mendiang vokalis legendaris Chrisye dalam konser Kidung Abadi Chrisye.

Lebih dari itu, Lukman menilai Erwin mampu menyelesaikan pekerjaan sulit dalam menciptakan lagu baru Kidung Abadi untuk Chrisye. "Lagu terakhir yang Mas Erwin bikin itu hebat banget, enggak gampang! Dan karena kecintaannya dengan Chrisye itu begitu besar, kesulitannya hilang," ujar Lukman dalam wawancara di Jakarta Convention Center, Kamis (5/4/2012).

Lukman tak heran bila Chrisye dicintai tak hanya oleh Erwin seorang. "Dia bintang lah, tapi sangat rendah hati, enggak sombong dan menunjukkan, 'Ini lho Chrisye'," puji Lukman.

Lima tahun sepeninggalan Chrisye, Lukman yakin bila karya-karyanya akan selalu terjaga. "Aku belum pernah ngobrol sama Om Chrisye tapi aku bisa bilang tenang saja, karya-karyanya pasti ada yang ngejagain," kata Lukman.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan