Ahad, 11 Mac 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Petu, Anjing Pintar Jago Main Piano

Posted: 10 Mar 2012 07:05 PM PST

HELSINKI - Selain terkenal sebagai binatang yang setia, anjing ternyata juga memiliki ketertarikan pada alat musik dan bidang tarik suara.

Aneh memang, namun inilah yang ditunjukkan oleh seekor anjing di Finlandia.

Dalam postingan sebuah video di YouTube, seekor anjing bernama Petu terlihat tengah asik bermain piano dan bernyanyi pada saat yang bersamaan. Demikian diberitakan Orange Sabtu, (10/3/2012).

Petu diketahui memainkan tuts piano dengan menggunakan kedua kakinya, sementara dia mencoba berdiri dengan menggunakan dua kaki lainnya. Sesekali dia juga terlihat menggunakan hidung untuk menekan tuts piano.

Di tengah alunan musik yang dimainkannya, sesekali Petu pun terdengar mengeluarkan suara lolongan khas anjing sembari mengibas-ngibaskan ekornya.

Video Petu yang tengah bermain piano ini pun sontak menghebohkan para pengguna situs YouTube. Sekira ribuan orang dikabarkan telah mengakses video anjing bermain piano ini.(rhs)

Menlu Rusia: Kami Tak Lindungi Rezim Suriah

Posted: 10 Mar 2012 06:05 PM PST

KAIRO - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan, Rusia tidak melindungi rezim mana pun termasuk rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

"Kami tidak melindungi rezim mana pun, yang Kami lindungi adalah hukum internasional. Kami tidak memiliki kepentingan khusus atau mencari kepentingan atas kondisi geopolitik dalam masalah ini," ujar Sergey Lavrov yang berbicara di hadapan Menteri Luar Negeri Negara-negara Arab di Kairo seperti dikutip Associated Press Minggu, (11/3/2012).

Ditambahkan Menlu Lavrov, kebijakan Rusia itu adalah upaya untuk mempromosikan resolusi damai bagi krisis Suriah yang memungkinkan terbukanya akses bagi relawan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

"Jika Kami setuju dengan resolusi itu, maka nantinya Kita akan terjebak dalam argumen siapa yang harus disalahkan atas pertumpahan darah yang terjadi di Suriah," ujar Menlu Lavrov.

Pernyataan Menlu Rusia itu muncul di tengah kecaman internasional atas sikap Rusia dan China yang telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Suriah.

Kedua negara itu dinilai telah membuka jalan bagi rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengintensifkan tindakan kekerasan yang telah berlangsung dan menewaskan lebih dari 7.500 orang hampir selama satu tahun belakangan ini.(rhs)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan