Isnin, 30 Januari 2012

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Sebulan, 8 Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Posted: 30 Jan 2012 01:06 AM PST

SURABAYA - Delapan orang tewas akibat tertimpa pohon tumbang di Jawa Timur dalam sebulan terakhir. Jumlah tersebut berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim sejak awal Januari 2012.

"Data sementara korban tewas tertimpa pohon tumbang terdiri dari Kabupaten Malang sebanyak dua orang, Kediri dua orang, Blitar dua orang, Pasuruan satu orang, dan Lumajang satu orang," beber Kepala BPBD Jatim Sudharmawan di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (30/1/2012).

Dia menjelaskan, dalam sebulan terakhir setidaknya ada 10 kabupaten/kota di Jawa Timur yang melaporkan kerugian material akibat terjangan puting beliung, yakni Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Ngawi, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Trenggalek, dan Lumajang.

Empat kabupaten/kota dengan kerugian terparah adalah Situbondo, Bangkalan, Kediri, dan Malang. Rata-rata setiap kabupaten menderita kerugian Rp1,5 miliar dihitung dari kerusakan rumah, fasilitas umum, dan kendaaan bermotor yang rusak.

Sementara daerah lain yang melaporkan dampak kerusakan akibat puting beliung adalah Trenggalek, Jember, Lumajang, Batu (Malang), Nganjuk, dan Blitar.

Sudharmawan meminta kepada pihak kelurahan dan kecamatan di Jatim untuk mensosialiasikan dampak angin kencang. Tujuannya agar masyarakat tidak panik menghadapi bencana. BPBD mengimbau warga tidak berteduh di bawah pohon besar atau reklame.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya, kecepatan angin maksimum 50 kilometer per jam mampu memporak-porandakan rumah dan membuat pohon tumbang.

(ton)

Full content generated by Get Full RSS.

Rapat Nasib Anas, Marzuki: Silakan Tanya Andi Mallarangeng

Posted: 30 Jan 2012 12:51 AM PST

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Partai Demokrat Marzuki Alie membantah rapat Wanbin di Kemayoran, Jakarta Pusat, pekan lalu membahas nasib Anas Urbaningrum di partai.
 
"Kami rapat rutin yang terjadwal secara bulanan, tidak ada agenda yang menyebutkan persoalan-persoalan teknis," kata Marzuki dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (30/1/2012).
 
Marzuki menegaskan rapat yang dihadiri 20-an dari 31 anggota Wanbin merupakan pertemuan rutin. "Silakan tanya AM (Andi Mallarangeng), karena yang mengundang sekretaris Wanbin (Andi) termasuk agendanya. Tidak ada agenda yang demikian (membahas Anas)," tegasnya.
 
Namun Marzuki menolak menjelaskan pembahasan dalam rapat Wanbin. Dia juga menyangkal kabar yang menyebut hasil rapat memutuskan mengajukan empat nama calon pengganti Anas kepada Ketua Wanbin Susilo Bambang Yudhoyono.
"Itu masalah internal, tidak pernah hasil rapat internal dipublikasikan.
 
Sebelumnya informasi mengenai rapat Wanbin soal Anas disampaikan anggota Wanbin Ajeng Ratna Suminar. Ajeng menyebut rapat secara khusus membahas kondisi internal partai yang tersudut karena perkara suap wisma atlet SEA Games.
 
"Ketua umum sedang ada indikasi masalah, hal yang wajar kalau dibicarakan. Cuma, bukan berarti diganti begitu saja. Kalau memang dia sudah terlibat, itu kan sudah jelas ke partai kita dampaknya lain. Jadi bagaimana diganti atau tidak, kalau sudah ada indikasi," jelasnya.

(ful)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan