Selasa, 6 September 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Bayi Kembar Siam di China Berhasil Dipisahkan

Posted: 06 Sep 2011 07:01 AM PDT

SHANGHAI - Sebuah rumah sakit di China hari ini berhasil memisahkan bayi kembar siam dempet yang berusia empat bulan. Proses operasi ini berlangsung menegangkan selama 6 jam.


Kantor Berita Xinhua melaporkan, bayi kembar berjenis kelamin perempuan tersebut diberi nama An An dan XIn Xin. Kedua bayi ini dilahirkan pada bulan April lalu dengan kondisi Hati dan perikardium (kantung jantung) kedua bayi ini tersambung. 


"Kedua bayi kini dalam kondisi yang stabil dan sedang diawasi secara ketat di unit perawatan intensif," ungkap juru bicara Shanghai Children's Medical Centre, seperti dikutip Xinhua, Selasa (6/9/2011).


Direktur pusat rumah sakit, Liu Jinfen, mengatakan bahwa operasi pemisahan bayi perempuan ini melibatkan empat kelompok dokter yang bekerja sejak Senin 5 September pagi waktu setempat.


"Kami memisahkan hati dan jantung mereka dengan sangat hati-hati. Setelah dipisahkan kami membentuk dan merenovasi kembali tulang dada mereka dengan campuran titanium," jelas Liu setelah operasi.


Setelah kelahiran mereka April lalu, si kembar ini langsung memasuki pusat perawatan. Dokter ingin mempertahankan bobot badan mereka sebelum melakukan operasi apapun. Sebelum operasi, berat gabungan keduanya hanya 4,9 kilogram (10,8 pon) saat lahir dan sebelum operasi bobot kedua bayi ini mencapai 10 kg.


"Operasi yang sangat menantang dan menegangkan ini berhasil kami lakukan dengan baik," cetus Liu. 


Liu juga menambahkan bahwa bayi-bayi perempuan ini mungkin akan bergantung pada alat bantu pernapasan untuk beberapa waktu ke depan. Mereka akan tinggal di unit perawatan intensif selama kurang lebih sebulan.


Shanghai Children's Medical Centre telah diakui sebagai rumah sakit terbaik di China. Bahkan juru bicara rumah sakit ini mengatakan jika ini adalah operasi ketiga mereka yang berhasil memisahkan bayi kembar siam. 

(faj)

Turki Siap Berikan Sanksi Baru Bagi Israel

Posted: 06 Sep 2011 06:01 AM PDT

ANKARA - Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi baru terhadap Israel menyusul memanasnya hubungan kedua negara, terkait penolakan Israel untuk meminta maaf atas tragedi Mavi Marmara.


Sebelumnya Turki sudah mengusir Duta Besar Israel yang berada di Ankara. Selain itu, hubungan militer kedua negara negara juga turut dibekukan akibat kekisruhan diplomatik ini. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (6/9/2011).


PM Erdogan memberikan batas waktu untuk para diplomat Israel keluar dari Turki hingga Rabu 7 September besok. Memang saat ini masih ada beberapa diplomat yang bertahan di Ankara termasuk atase militer Negara Yahudi tersebut.


Masih belum jelas apa sanksi terbaru yang akan diberikan oleh Turki kepada Israel. Sebelumnya, Negeri Kaisar Ottoman itu memutuskan untuk menunda segala macam perjanjian militer antara kedua negara tetangga ini.


Sebelumnya Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki Moon mendesak Turki dan Israel untuk memperbaiki hubungannya. Ban menilai, hubungan yang baik antara Israel dan Turki yang berbatasan dengan Suriah akan mendukung terciptanya proses perdamaian di Timur Tengah.


Sekjen PBB menyatakan, PBB sudah membantu perbaikan hubungan Turki dan Israel sejak 31 Mei 2010 lalu, ketika pasukan Israel menyerang kapal Mavi Marmara milik Turki yang akhirnya menewaskan sembilan warga Turki di kapal relawan tersebut.


Meski demikian, proses perbaikan hubungan antara Israel dan Turki hampir tidak mungkin dilakukan karena Turki sudah mengusir Duta Besar Israel, dan Israel sudah memberlakukan travel warning ke Turki. Israel juga menyatakan tidak akan mau meminta maaf atas apa yang dilakukannya terhadap kapal Mavi Marmara.

(faj)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan