Isnin, 6 Jun 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Kedutaan Indonesia Absen di Shanghai

Posted: 06 Jun 2011 08:54 AM PDT

SHANGHAI - Shanghai yang merupakan kota metropolitan terbesar di negeri Tirai Bambu, ternyata luput dari perhatian Kedutaan Besar Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya kantor kedutaan (KBRI) maupun kantor konsulat jenderal (KJRI) di Shanghai.

Demikian laporan kontributor okezone di China, Yenny Andrianti, Senin (6/6/2011). Kedutaan Besar Indonesia sendiri berpusat di Kota Beijing, ibu kota China. Sedangkan kantor KJRI terdekat terletak di kota Guangzhou (Propinsi Guangdong) dan HongKong. Hal ini jelas menyulitkan para WNI yang ingin mengurus hal-hal yang berhubungan dengan keimigrasian seperti paspor dan visa.

Contohnya, bagi para pelajar Indonesia di kota Shanghai yang ingin melakukan perpanjangan paspor, terpaksa melakukan perjalanan ke Beijing, Guangzhou, ataupun HongKong.

Selain memakan biaya yang cukup mahal untuk tiket kereta atau pesawat, pengurusan paspor menjadi sangat tidak efisien. Bahkan menurut sejumlah WNI yang telah melakukan perpanjangan paspor, pelayanan KBRI dan KJRI juga kurang memuaskan.

Contohnya, para staf kedutaan kurang melayani pertanyaan-pertanyaan yang diajukan melalui telepon ataupun E-mail. Hal ini jelas semakin menyulitkan para WNI yang berada di luar kota Beijing, Guangzhou, atau pun HongKong.

Para WNI di Shanghai sangat menyayangkan luputnya keberadaan kantor kedutaan di Shanghai, mengingat  kota ini merupakan salah satu pusat bisnis dan keuangan terbesar di China. Selain itu, hubungan bilateral antara Indonesia-China yang semakin erat, sebaiknya semakin dipererat dengan memperlancar hubungan komunikasi dan urusan keimigrasian bagi warga Indonesia di berbagai kota di negara China.(ful)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Dilanda Banjir, China Evakuasi Warganya

Posted: 06 Jun 2011 07:11 AM PDT

BEIJING - Banjir yang melanda provinsi Guizhou telah merusak dan juga menghancurkan ribuan rumah. Puluhan ribu korban banjir pun langsung dievakuasi.

Saat hujan ketinggian air di Sungai Wangmo naik hingga tiga meter di bawah normal. Demikian seperti yang dilansir Xinhua, Senin (6/6/2011).

Stasiun televisi nasional China juga menayangkan insiden banjir tersebut yang dan proses evakuasi warga yang menjadi korban.

Di Hunan, sekira 16 ribu warga telah dievakuasi ke Kota Loudi saat terjadi badai. China tengah mengalami hujan lebat setiap tahunnya di musim panas.

Lebih dari 4.300 warga tewas atau hilang akibat tanah longsor dan banjir. Otoritas setempat menyatakan, hujan akan turun di bulan ini dan akan memicu banjir di beberapa bagian kota.(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen