Jumaat, 22 April 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Di Tengah Teror Bom, Jemaat Nasrani Tetap Khusyuk

Posted: 22 Apr 2011 01:03 AM PDT

JAKARTA - Meski tengah ramai ancaman teror bom, jemaat Katolik St Ursula Paroki Katedral Jakarta tetap khusyuk menjalani perayaan Paskah yang jatuh pada hari ini.

Pantauan okezone di Katedral, Jumat (22/4/2011), ribuan jemaat penuhi kursi yang disediakan panitia. Menurut kepala Humas Paroki Katedral Graece Tanus, mengatakan pihaknya telah menyediakan sebanyak 3.200 kursi.

"Kami telah menyediakan 3.200 kursi," ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, para aparat keamaan tetap siap siaga menjaga serta memantau situasi agar aman terkendali. Dikatakan oleh Wakapolsek Sawah Besar AKP Jose Siliwangi, aparat kepolisian serta gabungan akan tetap berjaga-jaga hingga hari Minggu 24 April lusa.

"200 personel gabungan akan tetap standby sampai Minggu, tapi mereka gantian," katanya kepada wartawan.

Para jemaat saat ini tengah khusyuk menjalani ibadah Paskah yang dipimpin oleh Romo Suherman, Pr. Pagi tadi ibadat jalan Salib dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan acara Prodiakon, lalu pada pukul 10.00 WIB dilanjutkan Teatrikal. Beranjak pukul 12.00 WIB acara Misa, dan 15.00 WIB serta 18.00 WIB dilanjutkan acara yang sama.
(hri)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Kronologi Mobil Misterius di Polsek Makassar

Posted: 22 Apr 2011 12:58 AM PDT

JAKARTA- Polsek Makassar, Jakarta Timur, digegerkan dengan penemuan mobil misterius yang dititipkan seorang pria bernama Pratomo. Akibatnya, tim gegana Polda Metro Jaya turun ke lokasi. Bagaimana kronologis mobil misterus tersebut yang diduga berisi bom.

Aiptu Edi Widodo, petugas SPK Polsek Makassar, menceritakan pertama kali mendapat telpon dari seorang pria bernama Pratomo pada pukul 11.20 WIB, Jumat (14/4/2011).

"Pak saya mau menitip mobil di polsek. (Toyota) Kijang super warna hijau yang diparkir di halaman polsek," tuturnya.

Dalam pembicaraan tersebut, lanjut Edi, Pratomo mengaku membeli mobil tersebut pertama kali oleh seorang polisi. "Dia mengaku sudah beli 10 tahun yang lalu sama polisi tanpa surat-surat. Sekarang dia bilang mau diserahkan ke polisi untuk operasional," tandasnya.

"Kemudian saya nanya, bapak alamatnya di mana? Dia diam saja dan langsung menutup telepon," lanjutnya.

Tak mau ambil risiko, petugas SPK langsung berkoordinasi dengan seorang anggota reserse bernama Bripka Edy Putra Jaya. Karena curiga, maka polsek langsung melaporkan ke Polres dan diteruskan pemanggilan tim gegana Polda Metro Jaya.

Setelah melakukan pengecekan selama seatu jam, sejak pukul 12.20 WIB, tim gegana tidak menemukan hal yang mencurigakan. Saat ini mobil diparkir di halaman Mapolsek Makassar.
(kem)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen