Khamis, 7 April 2011

detikcom

detikcom


Gempa 7,4 SR di Miyagi Terasa Hingga Tokyo

Posted: 07 Apr 2011 12:44 PM PDT

Jumat, 08/04/2011 02:44 WIB
Gempa 7,4 SR di Miyagi Terasa Hingga Tokyo 
Ramadhian Fadillah - detikNews

Jakarta - Gempa 7,4 SR di Jepang berpusat di lepas pantai Miyagi. Di Tokyo yang berada 400 Km dari Miyagi, gempa ini juga terasa cukup keras.

"Iya di Tokyo kerasa," ujar seorang WNI di Jepang, Syeilendra Pramuditya kepada detikcom, Jumat (8/4/2011) dini hari.

Syeilendra menjelaskan saat terjadi gempa, dirinya sedang berada di Kampusnya di Tokyo Tech. Kursi dan meja bergetar akibat gempa ini.

"Saya di Meguro-ku, barusan pas lagi gempa lagi di kampus, lantai 4, cuma bentar sih kayaknya kurang dari semenit. Cuma lumayan meja dan ceiling sampai bergetar," katanya.

Sebelumnya gempa 7,4 SR mengguncang Jepang pukul 23.32 waktu setempat, atau sekitar pukul 21.32 WIB, Kamis (7/4). Awalnya BMKG Jepang mengeluarkan peringatan tsunami.

Namun akhirnya peringatan tsunami ini dicabut pukul 00.55 waktu setempat, atau pukul 22.55 WIB. Daerah prefektur Miyagi, Aomori, Iwate, Fukushima dan Ibaraki pun dinyatakan aman.

(rdf/rdf)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Polisi Tembak Mati Komplotan Maling Motor di Bekasi

Posted: 07 Apr 2011 12:07 PM PDT

Jumat, 08/04/2011 02:07 WIB
Polisi Tembak Mati Komplotan Maling Motor di Bekasi 
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Aparat Polresta Bekasi menangkap komplotan pencuri motor di Bekasi yang kerap membuat resah. Satu dari tiga tersangka ditembak mati oleh petugas. Komplotan ini pernah mencuri motor milik anggota polisi.

"Mereka sudah beraksi 35 kali di wilayah Polsek Bekasi Utara dan Polsek Medan Satri," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kompol Ade Ary Syam kepada detikcom melalui pesan BlackBerry, Kamis (7/4/2011).

Tiga tersangka itu yakni Ruskan alias Usman, Daud dan Suryadi alias Kocek. Tersangka Usman tewas setelah ditembak polisi.

"Tersangka Usman terpaksa kami tembak karena mencoba melarikan diri saat hendak dilakukan pengembangan," katanya.

Sementara itu, tiga tersangka lain masih DPO yakni Bule, Pelor dan Yius serta Mansur.

Ade menjelaskan, pengungkapan bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa di sekitar daerah Tambelang, sering lewat motor hasil curian yang akan disebrangkan ke Karawang. Pada Rabu (6/4), polisi kemudian membuntuti dua tersangka Usman dan Daud yang dicurigai hendak menjual motor hasil curian.

"Kami lalu melakukan pemeriksaan dan ditemukan bungkusan isinya kunci letter yang disimpan di kantung celana," katanya.

Saat itu, dua tersangka menumpang motor Honda Vario. Setelah diinterogasi, ternyata Vario yang dikendarai keduanya adalah hasil curian di Cilincing, Jakarta Utara pada Rabu pagi.

Polisi kemudian menangkap kedua tersangka. "Kemudian kami lakukan pengembangan di Karawang dan tertangkap tersangka Suryadi alias Kucek," jelasnya.

Hasil interogasi ternyata ketiga tersangka  beroperasi di wilayah Polsek Bekasi Utara dan Polsek Medan Satria. Para tersangka diduga telah beraksi sebanyak 35 kali.

Pada Kamis (7/4) dinihari, polisi kemudian membawa tersangka Usman untuk pengembangan ke rumah penadah, Mansur di Batujaya, Kerawang. Tersangka juga akan menunjukkan rumah pencuri motor atas nama Bule yang tinggal di daerah Rangkas Dengkok.

Namun, saat Usman turun dari mobil petugas, dia melarikan diri. Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara, namun dihiraukan tersangka.

"Tersangka masih berusaha kabur, sehingga akhirnya kita melepaskan tembakan mengenai punggung dua peluru dan paha kanan satu kali," kata Ade.

Dalam perjalanan ke rumah sakit, tersangka meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSCM.

Dari para pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa seperangkat kunci letter T dan martil, serta 1 unit motor Honda Vario warna merah tahun 2011 milik korban Aipda Samsudin Anggota Pol Airud Mabes Polri, satu unit Kawasaki Ninja Hijau, Motor Honda Beat warna biru dan motor Honda Supra X warna hitam.

(mei/rdf)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen