Khamis, 7 April 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Demokrat Anggap SBY Setuju DPR Bangun Gedung Baru

Posted: 07 Apr 2011 01:28 AM PDT

JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat mengklaim pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai bentuk dukungan untuk melanjutkan proyek pembangunan Gedung Baru DPR.
 
"Presiden pidato sebagai pemerintah, Bapak Presiden mengatakan kalau bangunannya sederhana, efektif, dan kalau gedung baru masuk dalam kategori itu, ya bisa dilanjutkan," kata Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah, dalam diskusi di ruang wartawan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/4/2011).
 
Kendati begitu, Fraksi Demokrat, kata Jafar, akan tetap memperhatikan aspirasi publik dalam proyek senilai Rp1,1 triliun itu.
 
"Rakyat bilang sederhanakan, ya sederhanakan, rakyat bilang hentikan, ya hentikan. Kan ada mekanismenya," sambungnya.
 
Sebelumnya, SBY secara khusus menanggapi pro dan kontra Gedung Baru DPR.
 
"Saya menginstruksikan rencana pembangunan gedung dan fasilitas yang tidak memenuhi standar kepatutan agar ditunda dulu, untuk dilakukan revisi penyesuaian. Bahkan barangkali memang tidak sangat diperlukan, bisa ditunda dan dibatalkan," kata SBY.
 
Saat ini, rapat konsultasi tengah digelar membahas nasib gedung baru. Empat pimpinan DPR, yakni Marzuki Alie, Pramono Anung, Anis Matta, dan Taufik Kurniawan, ikut hadir. Termasuk sembilan pimpinan fraksi.

(lam)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

PPP-PAN Bantah Ada Fee Gedung Baru DPR

Posted: 07 Apr 2011 01:22 AM PDT

JAKARTA - Pro kontra proyek pembangunan gedung baru DPR ternyata menyertakan isu-isu miring. Beredar kabar, penolakan gedung baru yang disuarakan sejumlah fraksi lantaran tak kebagian jatah.

Isu ini pun jadi perbincangan dalam diskusi mingguan yang biasa digelar forum wartawan DPR. Dalam diskusi bertajuk "Seriuskah Penolakan Gedung Baru DPR", Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar menegaskan tidak ada jatah bagi fraksi yang mendukung proyek senilai Rp1,1 triliun.

"Penolakan dan penerimaan tidak punya kaitan dengan bagi-bagi fee, fee apa? Jangan salah tafsir, kita menerima karena ada sesuatu atau kita menolak karena tidak dapat apa-apa," kata Hasrul di ruang wartawan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/4/2011).

Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy juga menampik kabar miring soal jatah fraksi itu. "Kalau soal fee, kita tidak mengerti itu," tandasnya.

Saat ini rapat konsultasi membahas nasib gedung baru digelar. Rapat yang dihadiri pimpinan DPR, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Sekjen DPR akan mendengarkan sikap sembilan fraksi. Bila mayoritas meminta menunda proyek, maka keputusan final akan diambil dalam sidang paripurna.

Untuk diketahui, hanya satu fraksi yakni Gerindra yang menolak gedung baru. Empat fraksi, PAN PPP, PKB, dan PDIP menginginkan kaji ulang harga dan desain gedung sementara Golkar dan Demokrat menginginkan proyek lanjut sesuai tahapan rencana yang sudah dibuat.

(crl)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen