Khamis, 7 April 2011

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Permintaan Presiden kepada Menkeu ASEAN

Posted: 07 Apr 2011 07:41 PM PDT

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (FOTO.ANTARA)

Berita Terkait

Video

Nusa Dua (ANTARA) -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua ASEAN pada 2011 meminta para menteri keuangan ASEAN untuk memprioritaskan terwujudnya ASEAN community sesuai target pada 2015.

Dalam pidatonya pada pembukaan pertemuan ke-15 menteri keuangan ASEAN di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Jumat, Presiden mengatakan para menteri keuangan ASEAN untuk itu harus membangun langkah untuk liberalisasi jasa keuangan, pembangunan pasar modal dan manajemen arus modal di wilayah Asia Tenggara.

Dengan demikian, menurut Presiden, para menteri keuangan ASEAN juga harus terus menggalang kerjasama untuk merumuskan kebijakan kepabeanan di antara sesama anggotanya guna mengimplementasikan Asean Single Window.

"Tantangan lainnya adalah untuk merumuskan kebijakan pajak yang bisa menghilangkan halangan untuk proses integrasi dan menjamin dialog regional tentang masalah ini yang akan menghasilkan rekomendasi serta aksi yang nyata," tutur Presiden.

ASEAN, lanjut Kepala Negara, juga harus lebih bersatu sekaligus kompetitif untuk memainkan perannya sebagai pendorong pertumbuhan di wilayah Asia Timur.

Menurut Presiden, negara-negara Asia Tenggara yang pernah terpukul krisis moneter pada 1997/1998 kini seharusnya lebih siap dalam menghadapi ancaman serupa karena telah memiliki koordinasi kebijakan makro ekonomi dan juga alat pertahanan melalui perjanjian bilateral dan juga melalui skema Chiangmai Initaitive yang melibatkan tiga negara lain yaitu China, Jepang, dan Korea Selatan.

Untuk itu, Presiden mengatakan para menteri keuangan ASEAN harus dapat memastikan skema Chiangmai Initiative dapat diterapkan pada level operasional dan juga sesuai dengan skema internasional sejenis tanpa harus menunggu ancaman krisis keuangan berikutnya.
(*)
 

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Anda Pria? Silakan Ber-KB

Posted: 07 Apr 2011 07:36 PM PDT

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (istimewa)

Berita Terkait

Medan (ANTARA News) - Anda seorang pria? Silakan berperan aktif ikut program Keluarga Berencana (KB). Ini lantaran  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional telah menargetkan sebanyak 100.000 pria menjadi peserta KB atau akseptor baru di tahun 2011.

"BKKBN menargetkan ada 100.000 pria yang akan menjalani operasi medis vasektomi di tahun 2011 ini," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Sugiri Syarief saat melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara, Jumat.

Sugiri menjelaskan, untuk merealisasikan hal tersebut BKKBN akan terus melakukan sosialisasi mengenai KB dan kependudukan ke seluruh daerah di Indonesia.

BKKBN juga akan menggencarkan program sosialisasi dan pelayanan KB di daerah perbatasan, tertinggal dan terpencil di seluruh wilayah iIndonesia.

Selain itu, BKKBN juga menggandeng sejumlah pihak untuk bekerja sama dalam menyosialisasikan KB dan kependudukan kepada masyarakat.

"Kami bekerja sama dengan TNI dan juga beberapa pihak lainya diantaranya Pelni dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal," katanya.

Salah satu kerja sama yang telah dilakukan sejak lama adalah dengan TNI. Menurutnya, kerja sama dengan TNI sangat membantu BKKBN sebab secara struktural, TNI memiliki kekuatan yang luar biasa dan dapat menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan sampai di daerah yang sangat terpencil.

Sugiri juga menambahkan jajaran TNI tidak pernah berhenti mendukung Program KB.

"Selain aktif mendukung pelayanan KB melalui bakti sosial, TNI juga telah menyediakan sejumlah rumah sakit yang melayani KB, termasuk menyediakan layanan untuk vasektomi dan tubektomi," katanya.

Dengan melakukan kerja sama antara BKKBN dan beberapa instansi tersebut diharapkan target sebanyak 100.000 pria menjadi peserta KB atau akseptor baru di tahun 2011 bisa tercapai.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen