Selasa, 22 Mac 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Gempa Susulan Kembali Guncang Jepang

Posted: 22 Mar 2011 07:08 AM PDT

OSAKA - Rangkaian gempa susulan kembali mengguncang wilayah timur laut Jepang hari ini. Gempa susulan ini makin membuat warga terus dalam kondisi waspada setelah gempa dahsyat 11 Maret lalu yang meluluhlantahkan beberapa wilayah Jepang.


Dua gempa berkekuatan 6,6 skala richter (SR) dan satu gempa berkekuatan 6,4 SR menyerangan bergantian dalam jangka waktu hanya dua setengah jam. Ketiga gempa susulan tersebut melanda wilayah timur laut Jepang, yang hancur pada saat gempa berkekuatan 9,0 SR melanda lebih dari sepekan lalu.


Seperti dilansir AFP, Selasa (22/3/2011), tidak ada laporan korban ataupun peringatan tsunami diumumkan dalam rangkaian gempa susulan tersebut.


Gempa 9,0 SR yang melanda 11 Maret lalu telah menimbulkan kerusakan hebat bagi Jepang. Meski dianggap paling siap menghadapi bencana semacam gempa, kondisi wilayah yang dilanda gempa dan disertai tsunami tampak hancur lebur. 


Bahkan wilayah seperti Prefektur Miyagi, Iwate dan Fukushima bak seperti Jepang usai dibom atom pada masa Perang Dunia II silam. 


Selain diikuti oleh tsunami, gempa juga menimbulkan krisis nuklir. Dimana pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima rusak berat akibat diterjang gempa dan tsunami.


Krisis nuklir ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kebocoran radiasi di PLTN Fukushima dapat mengulang kembali tragedi kebocoran nuklir di Chernobyl, Ukraina pada tahun 1986 silam. 

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Korban Tewas Gempa Jepang Capai 9 Ribu Jiwa

Posted: 22 Mar 2011 06:02 AM PDT

TOKYO - Kepolisian Nasional Jepang mengatakan lebih dari sembilan ribu dikhawatirkan tewas setelah gempa berkekuatan 9 skala richter (SR) melanda Jepang. Sementara 13,500 jiwa dilaporkan hilang dalam gempa yang disertai tsunami tersebut.


Jumlah korban itu dikhawatirkan akan terus bertambah. Polisi Jepang yakin bahwa jumlah akhir dari korban tewas dapat menyentuh angka lebih dari 18.000 jiwa. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (22/3/2011).


Juru bicara polisi di wilayah Prefektur Miyagi memperkirakan angka kematian di wilayahnya saja dapat mencapai angka 15.000 orang.  


Sementara Kepolisian Nasional Jepang memastikan jumlah jasad yang telah ditemukan hingga saat ini, dipastikan telah mencapai 9.080 jiwa. Sementara 13.561 warga lainnya dilaporkan hilang.


Gempa di Jepang kali ini memang dianggap terparah sejak tahun 1923 silam. Selain diikuti oleh tsunami, gempa juga menimbulkan krisis nuklir. Dimana pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima rusak berat akibat diterjang gempa dan tsunami.


PLTN tersebut terus mengeluarkan bahaya radiasi kepada warga yang tinggalnya berdekatan dengan reaktor tersebut. Hingga kini lebih dari 200 ribu warga telah dievakuasi dari wilayah tersebut. 

(faj) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen