Ahad, 13 Mac 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Kakek Selamat dari Tsunami Setelah 2 Hari Mengapung

Posted: 13 Mar 2011 01:33 AM PST

TOKYO - Ada saja keajaiban di balik bencana. Seperti yang dialami seorang warga Jepang, yang tersapu tsunami hingga 15 kilometer ke lautan. Namun, dia berhasil diselamatkan.

Pasukan Pertahanan Maritim Jepang menolong Hiromitsu Shinkawa, pria berusia 60 tahun yang mengambang dengan berpegangan pada sepotong atap di perairan Prefektur Fukushima selama dua hari setelah tsunami.

Pria itu berasal dari Minasoma. Dia tersapu gelombang tsunami saat berada di rumahnya.

Dia dalam keadaan sadar dan kondisinya baik setelah diselamatkan. Penyelamat berlangsung pada pukul 12.40 waktu setempat. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan helikopter.

"Saya berlari ketika tahu tsunami akan datang," tutur Shinkawa seperti dikutip AFP, Minggu (13/3/2011).

"Namun saya terbawa air ketika saya kembali ke rumah untuk mengambil sesuatu. Saya selamat karena saya berpegangan pada atap rumah saya," cerita Shinkawa.

Pemerintah Jepang mengatakan, sedikitnya 1.000 orang tewas dalam bencana gempa dan tsunami. Sementara polisi memperkirakan 215 ribu orang mengungsi di penampungan darurat.(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

"Saya Pikir Saya Akan Mati"

Posted: 13 Mar 2011 01:19 AM PST

FUKUSHIMA - Gempa 8,9 SR dan tsunami setinggi hingga 10 meter meninggalkan cerita duka. Musibah itu menyisakan berbagai cerita duka. Salah satunya diaalami Wataru Fujimura.

Pria berusia 38 tahun itu, menyaksikan bagaimana gempa dan tsunami mengguncang rumahnya. Petaka itu datang awalnya sebuah guncangan dahsyat.

"Furnitur kami dan rak-rak semua jatuh dari atas. Bahkan dinding gedung apartemen kami retak. Sungguh mengerikan. Jalanan terbelah," ujarnya, seperti dikutip AP, Minggu (13/3/2011).

Kemudian tsunami datang. Bencana lebih serius datang. Gulungan ombak menyapu rumah, perahu, mobil, sampah, puing-puing. Perkotaan itu sekejab berubah seperti kubangan rawa. Tidak dijelaskan di mana apartemen milik pria itu.
 
"Kami menghabiskan sepanjang malam di dalam mobil. Sekarang kita kembali ke rumah berusaha untuk membersihkan semuanya," tutup pria itu, yang terlihat masih syok.(rhs)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen