Khamis, 17 Mac 2011

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


C-130 Thailand Angkut Bantuan ke Jepang

Posted: 17 Mar 2011 08:30 PM PDT

Bangkok (ANTARA News/TNA-OANA) - Dua pesawat C-130 Hercules milik Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) Kamis malam terbang dari Bangkok dengan memuat bantuan kemanusiaan bagi Jepang untuk membantu korban gempa bumi dahsyat yang memicu tsunami di Jepang.

Bencana tersebut diperkirakan menewaskan setidaknya 5 ribu orang di sepanjang perairan timur Pulau Honshu.

Kepala Deputi Regu Kebijakan Sipil RTAF, Kapten Mana Prasopsri mengatakan RTAF telah mempersiapkan tiga pesawat angkut C-130 yang dua diantaranya berangkat Kamis malam pukul 22.00 dan satu lainnya pada Jumat malam pukul 22.00.

Kapten Regu Mana mengatakan bahwa dua pesawat pertama yang membawa bantuan diperkirakan tiba di Jepang Jumat pukul 08.00 waktu Thailand dan setelah menuntaskan misi tersebut, kedua pesawat akan mengangkut warga negara Thailand yang ingin pulang ke negaranya.

Namun jumlah warga Thailand yang kembali dengan pesawat itu saat ini tidak dapat diketahui dimana setiap pesawat C-130 dapat memuat 100 penumpang dalam sekali perjalanan.

Mana mengatakan bahwa sebanyak dua ahli fisika dari Institut Kesehatan Penerbangan akan berkunjung ke Jepang dengan menumpang C-130 untuk memberikan saran mengenai kontaminasi radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir yang rusak akibat gempa bumi.

Pesawat itu akan memuat 3 ribu paket bantuan dan kebutuhan lainnya termasuk tablet iodine.(*)

KR-BPY/H-AK

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Wow Azerbaijan Diserbu Ular

Posted: 17 Mar 2011 08:28 PM PDT

ilustrasi (istimewa)

Berita Terkait

Video

Baku (ANTARA News/Cihan) - Sejumlah ular dikabarkan mendatangi beberapa desa di Azerbaijan yang berbatasan dengan Armenia.

Ular tersebut meresahkan penduduk dan memasuki permukiman di desa kawasan Nagorno-Karabakh, Azerbaijan.

Seorang anak kecil berumur sembilan tahun telah digigit oleh kawanan ular tersebut.

Masyarakat kaget karena di saat musim dingin mereka melihat ribuan ular yang satu di antaranya berpanjang lima meter.

Penduduk mengatakan bahwa ular tersebut datang dari Karabakh di wilayah Armenia yang diduduki Armenia selama 20 tahun.

Setelah tentara Armenia membakar sejumlah lahan, ular-ular tersebut mendatangi wilayah Azerbaijan.(*)

KR-BPY/H-AK

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen