Khamis, 13 Jun 2013

detikcom

detikcom


Sempat Insaf, Residivis Kembali Curi Motor Gara-gara Kebutuhan Anak

Posted: 13 Jun 2013 12:46 PM PDT

Garut - Gara-gara membutuhkan biaya untuk menggelar syukuran keluarga, seorang residivis curanmor yang sudah insaf JK (20) nekat kembali mencuri sepeda motor. Dalam melancarkan aksinya JK bekerjasama dengan RM (20) teman sekampungnya.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi menyatakan bahwa tersangka JK dan RM tertangkap saat mencuri sepeda motor jenis sport. Namun sial sesaat setelah berhasil membawa kabur sepeda motor di kawasan Kecamatan Kadungora, sepeda motornya tiba-tiba mogok dan berhasil dikejar pemilik sepeda motor.

"Jadi pengakuan tersangka, nekat kembali mencuri sepeda motor karena butuh biaya untuk syukuran kelahiran anak, kedua tersangka berhasil ditangkap setelah sepeda motor curiannya mogok, " ujarnya, Kamis (13/6/2013) malam kepada wartawan di Mapolres Garut.

Kedua tersangka sepakat tidak mencuri jenis sepeda motor biasa, tetapi lebih memilih sepeda motor sport yang harganya lebih mahal. "Ya, sepeda motor sport kan bisa dijual ke penadah seharga Rp 1,5 juta, " ungkap Dadang.

Menurut Dadang tersangka selama ini sudah mencuri 4 unit sepeda motor di wilayah Kecamatan Kadungora, modus yang dilakukan tersangka dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci astag atau leter T.

"Memang kedua tersangka sudah cukup ahli mencuri sepeda motor karena, setiap kali beraksi hanya membutuhkan beberapa menit saja, " imbuhnya.

Sementara itu, tersangka JK mengaku menyesal karena acara syukuran kelahiran anak pertamanya jadi gagal, bahkan warga Desa Karangmulya, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut Jawa Barat itu kini mendekam di sel Polres Garut.

"Pak saya menyesal, " ucapnya pendek sambil menyeka air mata.

Mencoba Menerobos Pagar Sekolah, Kepala Bocah Terjepit Pagar. Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.30 - 05.22 WIB, hanya di TRANS TV

(edo/fjp)

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Polisi Tembak Buronan Kasus Pembunuhan dan Curanmor di Manado

Posted: 13 Jun 2013 12:01 PM PDT

Manado, - Buronan kasus pembunuhan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), FR alias Fali (21), dibekuk Tim Khusus (Timsus) Polda Sulut. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas yang bersarang di kaki kanannya.

"Tertangkap di tempat kosnya di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua, pukul 10.30 WITA," ujar Kepala Timsus B Polda Sulut Iptu Ronny Maridjan kepada detikcom di Rumah Sakit Bhayangkara Manado, Kamis (13/6/2013) malam.

Menurut Maridjan, tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan tdan berusaha melarikan diri saat ditangkap.

"Saat kami mengepung tempat kosnya, dia (tersangka) melawan satu anggota kami dan kemudian berusaha kabur. Terpaksa kami tembak kakinya," terang Maridjan.

Informasi yang dihimpun detikcom, tersangka adalah residivis kambuhan yang sering melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor dengan disertai kekerasan. Tersangka tak segan-segan melukai korbannya ketika melakukan perlawanan.

"Sudah ada sekitar 24 TKP pencurian yang dilakukan dengan kekerasan yang dilakukannya di wilayah Manado dan sekitarnya yang dilaporkan ke polsek dan polres," kata Maridjan.

Kasus pembunuhan yang dilakukannya di tahun 2010 silam, juga berawal dari kasus pencurian dengan kekerasan. Tersangka mencegat tukang ojek bernama Jefry Nangoy (29) dengan berpura-pura menjadi penumpang di Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Sario.

Korban kemudian diarahkan ke kompleks Perumahan Lembah Sari Kelurahan Winangun Kecamatan Malalayang yang sepi di malam hari. Korban lalu ditodong dan ditikam dengan pisau di perutnya, namun berhasil lari menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong.

Tersangka kemudian mengejar korban yang lari ke perumahan dan menikam berulang kali dan kemudian melarikan diri. Korban sempat mendapat pertolongan warga, namun dalam perjalanan menuju ke rumah sakit menghembuskan nafas terakhir.

Mencoba Menerobos Pagar Sekolah, Kepala Bocah Terjepit Pagar. Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.30 - 05.22 WIB, hanya di TRANS TV

(fjp/fjp)

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Tiada ulasan:

Catat Komen