Ahad, 24 Februari 2013

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


"Perindo Berbeda dengan Partai Politik"

Posted: 24 Feb 2013 12:57 AM PST

JAKARTA- Deklarator Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo menegaskan bila Ormas yang digagasnya ini tidak ada hubungannya dengan partai politik.

"Tentunya berbeda Perindo dengan partai politik. Hanura itu partai politik yang mencari kader-kader politik untuk memberikan perubahan bagi bangsa ini," kata Hary dalam pidatonya dalam acara deklarasi Ormas Perindo di Istora Senaya, Jakarta, Minggu (24/2/2013).

Sedangkan kader muda Perindo, kata Hary, dibentuk karena ingin berbuat untuk bangsa ini, bukan hanya mengkritik tetapi juga melalui tindakan nyata. Perindo juga merupakan pressure group untuk memberikan kritik guna memberikan perubahan pada bangsa ini. "Karena masa depan bangsa ada di tangan kita semua," terangnya.

Hary juga mengatakan, Perindo terbuka untuk semua elemen masyarakat, dan tidak bersifat eksklusif. Artinya, kata Hary, semua kalangan bisa masuk dan bergabung dengan Perindo untuk memberikan perubahan terhadap bangsa dan Negara Indonesia. "Karena hampir 70 persen masyarakat kita ada di bawah seperti petani, nelayan, buruh, jumlah yang sangat besar masyarakat bergerak dibidang itu, dan itu yang mesti kita perjuangkan," terangnya.

Hary mengatakan, alasan Perindo dibentuk adalah untuk memobilisasi seluruh elemen massa untuk memberikan perubahan terhadap bangsa Indonesia bukan dengan janji dan rencana saja melainkan dengan tindakan nyata.

(ugo)

Ormas Perindo Resmi Dideklarasikan

Posted: 24 Feb 2013 12:11 AM PST

JAKARTA- Organisasi Masyarakat (Ormas) Persatuan Indonesia (Perindo) resmi dideklarasikan di Istora Senayan, Minggu (24/2/2013).

Sejumlah tokoh, seperti Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, Agum Gumelar, Adhiyaksa Dault, Yorris Raweyai, dan eks Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq hadir dalam deklarasi tersebut.

Menurut deklarator Perindo Ahmad Rofiq, ormas tersebut didirikan untuk mengembalikan perjuangan reformasi yang setelah 14 tahun terbengkalai dan mengembalikan demokrasi seutuhnya, serta memberi kesempatan kaum muda untuk memberikan perubahan untuk bangsa.

"Maka hari ini, kami mengambil jalan baru melalui jalan kemasyarakatan, bernama Persatuan Indonesia (Perindo), sebagai tempat mewadahi potensi kaum muda, melindungi hak-hak politik untuk membangun lagi jiwa gotong royong, dan mengembalikan etos, patos, dan logos dalam membangun politik bangsa," kata Ahmad Rofiq.

Selain itu, Ormas ini akan lebih konsentrasi dengan kalangan menengah ke bawah seperti petani, nelayan, pemuda, dan aktivitas sosial kemanusiaan lainnya.

Dalam manifesto Perindo tercatat ada beberapa tokoh yang ikut bergabung dalam ormas Perindo, diantaranya, Yusril Ihza Mahendra, Romli Atmasasmita , Raja Sapta Oktohari, dan Andre Hehanusa.

Sementara itu, ribuan simpatisan juga menyambut deklarasi Perindo di Istora Senayan, Mereka tampak mengenakan kaos berwarna merah yang di bagian belakangnya bertuliskan "Persatuan Indonesia untuk perubahan". Simpatisan ini hadir dari berbagai provinsi mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan provinsi lain di Indonesia.
(ugo)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan