Rabu, 12 Disember 2012

Republika Online

Republika Online


Jokowi Berguru Marketing ke Hermawan Kartajaya

Posted: 12 Dec 2012 10:44 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Joko Widodo (Jokowi) menerima Special Award Marketer dalam 'Post Marketer of the Year Achievement Award 2012' pada acara Markplus Conference 2013 Ballroom Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Kamis (13/12).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan banyak belajar pada Hermawan Kartajaya, di antaranya masalah pemasaran, marketing produk, brand, dan promosi.

Menurutnya, masalah marketing produk dan politik merupakan hal yang sama seperti membangun positioning, dan personal brand seperti yang dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Jokowi mengatakan selama masa kampanye di Jakarta dirinya menggunakan strategi tersebut dari awal sampai akhir. Dia menyebut baju kotak-kotak sebagai bentuk diferensiasi yang kemudian dijual ke masyarakat di saat yang lain tidak melakukannya.

Mantan wali kota Solo tersebut mengaku berasal dari kampung tapi menggunakan ilmu dari Hermawan untuk membangun marketing politik yang baik. Dia mengaku berjualan langsung ke masyarakat dari kampung ke kampung, pintu ke pintu. "Karena dulu saya tiga tahun jadi sales," kata dia.

Strategi tersebut akhirnya berhasil menjadikannya gubernur terpilih DKI Jakarta berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengalahkan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli.

Lewat Cilebut, KRL tak Boleh 'Ngebut'

Posted: 12 Dec 2012 10:44 PM PST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kereta rel listrik (KRL) yang melewati jalur rel Cilebut lajunya dibatasi pasca amblasnya rel di km 45+500.

"Mengingat masih diperlukannya penguatan terhadap badan jalan, maka kereta api yang melewati daerah tersebut harus dioperasikan hati-hati dan dengan pembatasan kecepatan," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko, Kamis (13/12).

Selain itu, menurut dia, kereta api yang lewat juga perlu dijaga oleh petugas jalan rel untuk mengawasi kemungkinan terjadinya longsor akibat hujan besar atau banjir. Pada tanggal 12 Desember 2012, ujar dia, Tim Penguji Prasarana Perkeretaapian telah melaksanakan pengujian terhadap jalur kereta api dan fasilitas operasi kereta api.

Hasilnya dinyatakan jalur kereta api secara umum telah memenuhi persyaratan. Namun, masih diperlukan penguatan terhadap badan jalan tersebut.

Ditjen Perkeretaapian Kemenhub akan membahas hasil pengujian secara detail dengan PT KAI pada tanggal 13 Desember 2012 ini. Pembahasan itu dilakukan guna menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk pengoperasian jalur tersebut dan program penguatannya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Besar Bogor Iwan Riyanto mengemukakan, sebanyak 95 perjalanan di Stasiun Besar Bogor, Jawa Barat, pada Kamis ini kembali dioperasionalkan pascapemulihan rel ganda antara Stasiun Cilebut dan Bojonggede.

"Mulai hari ini, seluruh perjalanan kereta api listrik sudah kembali normal. Sebanyak 95 perjalanan sudah bisa dioperasionalkan kembali," kata Iwan Riyanto.

Iwan juga mengatakan, kereta pertama diberangkatkan dari Stasiun Besar Bogor pada pukul 04.22 WIB. Sedangkan jarak keberangkatan antara kereta satu dan yang lainnya rata-rata tujuh menit. Rata-rata Stasiun Besar Bogor memberangkatkan 35 ribu hingga 36 ribu penumpang setiap harinya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan