Khamis, 5 Januari 2012

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


PM China berikrar pererat pertukaran militer dengan Pakistan

Posted: 05 Jan 2012 06:07 PM PST

PM Cina Wen Jiabao (FOTO ANTARA/REUTERS/Jason Lee)

China secara konsisten akan mendukung upaya-upaya Pakistan untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya, serta mendukung pertumbuhan ekonomi negara dan peningkatan mata pencaharian warganya.

Berita Terkait

Beijing (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Perdana Menteri China Wen Jiabao bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Ashfaq Parvez Kayani, Kamis, dan berikrar untuk mendukung pertukaran erat militer antara kedua negara.

"China secara konsisten akan mendukung upaya-upaya Pakistan untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya, serta mendukung pertumbuhan ekonomi negara dan peningkatan mata pencaharian warganya," katanya.

Wen menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah, angkatan bersenjata dan rakyat Pakistan akan bekerja sama untuk mengatasi tantangan yang mereka hadapi dan mencapai lebih banyak perkembangan pesat.

Dalam menghadapi situasi regional dan global yang rumit, China dan Pakistan bertekad memperkuat koordinasi dan menghadapi tantangan bersama-sama untuk memenuhi kepentingan bersama kedua negara, kata Wen menambahkan.

Wen mengatakan, Angkatan Bersenjata Pakistan telah membuat kontribusi penting ke arah menjaga hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama dan kemitraan strategis China-Pakistan.

Ia berjanji untuk mendukung pertukaran militer yang lebih kuat dan kerja sama antara kedua negara.

Kayani, yang saat ini dalam kunjungan enam hari ke China, menyatakan terima kasih atas upaya China untuk membantu pertumbuhan ekonomi Pakistan dan stabilitas sosial, serta dukungan China bagi upaya Pakistan untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial.

Mengembangkan kerja sama kemitraan strategis China-Pakistan merupakan landasan strategi luar negeri kedua negara, kata Kayani.

Angkatan bersenjata Pakistan akan bersikap teguh meningkatkan kerja sama dengan China dan tegas mendukung upaya China untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan inti, katanya.

(H-AK)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Pesan Blackberry ungkap kasus pembunuhan

Posted: 05 Jan 2012 03:02 PM PST

(REUTERS/Michael Dalder)

Para sangka pembunuhan Montagna dilaporkan kaget setelah mengetahui polisi Quebec bisa mengakses komunikasi rahasia mereka"

Berita Terkait

Video

Montreal (ANTARA News) -  Polisi Kanada telah menggunakan pesan BlackBerry tersangka pembunuhan seorang bos mafia New York untuk menyingkap kasus ini, lapor sebuah koran yang berbasis di Montreal, mengutip sejumlah sumber seperti dilaporkan AFP.

Lima tersangka pembunuhan bos mafia Salvatore Montagna yang ditembak mati November lalu dan punya kaitan dengan Kanada dan AS,  telah ditangkap bulan lalu.

Pesan-pesan mencurigakan yang dikirimkan salah seorang tersangka bernama Vittorio Mirarchi yang adalah pengusaha yang diduga mempunyai kaitan dengan sang mafia, berujung kepada penangkapan para tersangka, tulis koran La Presse.

Enkripsi Blalckberry yang sulit dibobol dan dipalsukan selama ini menjadi dambaan para pengusaha dan politisi yang ingin menjaga keamanan komunikasi mereka.

Namun berbagai penguasa di seluruh dunia menuntut akses dari Research In Motion (pembuat Blackberry) kepada komunikasi BlackBerry untuk menjejak aktivitas kriminal dan teroris serta mencegat pesan untuk tujuan tertentu.

Para sangka pembunuhan Montagna dilaporkan kaget setelah mengetahui polisi Quebec bisa mengakses komunikasi rahasia mereka, tulis koran tersebut.

Polisi enggan mengungkapkan apakah mereka telah membobol enkripsi BlackBerry atau malah RIM telah memberi mereka akses ke server-server RIM.

Sementara itu, RIM mengeluarkan pernyataaan operasional standard-nya dengan menegaskan bahwa perusahaan itu akan melindungi privasi penggunanya di negara mana pun RIM beroperasi.  (*)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen