Khamis, 5 Januari 2012

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Kehidupan Jenderal Soedirman segera difilmkan

Posted: 05 Jan 2012 06:53 PM PST

Jenderal Soedirman. (istimewa)

Berdasarkan riset dan wawancara, film ini akan dibagi tiga sekuel. Pertama, sekuel saat Soedirman di Cilacap, yakni ketika dia terlibat aktif dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan dan aktif sebagai guru sekolah Muhammadiyah

Berita Terkait

Video

Jakarta (ANTARA News) - Sejarah kehidupan dan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman akan segera difilmkan pada Juli 2012 untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, patriotisme, dan kepemimpinan bagi generasi muda.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup dan Lembaga Seni Budaya, Syukriyanto AR, di Jakarta, Kamis malam, mengatakan, pembuatan film ini sangat tepat di saat bangsa Indonesia sedang mengalami krisis keteladanan.

"Kita butuh keteladanan pemimpin yang berintegritas, jujur, rela berkorban demi kemajuan bangsa, sebagaimana yang ditunjukkan oleh tokoh Jenderal Soedirman," katanya.

Koesyuliadi, yang juga penulis skenario film itu, menegaskan bahwa film Jenderal Soedirman ini berdasarkan riset sejumlah buku biografi Jenderal Soedirman yang ditulis oleh berbagai penulis.

Selain itu, katanya, pihaknya juga melakukan sejumlah wawancara dengan keluarga dan sahabat Jenderal Soedirman.

"Berdasarkan riset dan wawancara, film ini akan dibagi tiga sekuel. Pertama, sekuel saat Soedirman di Cilacap, yakni ketika dia terlibat aktif dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan dan aktif sebagai guru sekolah Muhammadiyah," katanya.

Kedua, sekuel Yogya yang akan menampilkan perjuangan Jenderal Soedirman saat di Yogya. Selain itu akan dipaparkan pertemuannya dengan Letkol Soeharto dan Sultan Yogyakarta.

Ketiga, sekuel gerilya yang akan menyajikan perjuangan gerilya Jenderal Soedirman pada saat Revolusi Kemerdekaan.

Pameran

Sementara itu Ketua PP Muhammadiyah Syukriyanto AR menyatakan, pihaknya juga akan menggelar pameran seni rupa bertema "Kepada Matahari" yang menampilkan 40 karya seniman Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Pasar Rebo Jakarta pada 9-11 Januari 2012.

Pameran yang akan dibuka oleh Ketua MPR RI, Taufik Kiemas itu, ujarnya, merupakan pameran yang ketiga setelah sebelumnya digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2010) dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (2011).

"Dengan digelarnya pameran seni rupa ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah sangat menjunjung tinggi karya seni yang dihasilkan oleh para seniman," ujarnya.

Ditegaskan Syukriyanto, pameran seni rupa ini dapat memberikan inspirasi dan membuka wawasan tentang seni dan budaya lewat lukisan dan kaligrafi.

(D009/E011)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

MP3EI dipakai sebagai referensi untuk JFSS 2012

Posted: 05 Jan 2012 06:46 PM PST

Jakarta Food Security Summit 2012,dengan mottonya "Feed Indonesia Feed The World". (kadin-indonesia.or.id)

MP3EI akan dipakai sebagai referensi dan payung dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan JFSS untuk mencapai `Feed Indonesia Feed The World` (Mencukupi kebutuhan pangan Indonesia dan dunia).

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) akan dipakai sebagai acuan atau referensi dalam pelaksanaan kegiatan "Jakarta Food Security Summit" (JFSS) yang rencananya digelar pada 2012.

"MP3EI akan dipakai sebagai referensi dan payung dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan JFSS untuk mencapai `Feed Indonesia Feed The World` (Mencukupi kebutuhan pangan Indonesia dan dunia)," kata Sekretaris Pelaksana Jakarta Food Security Summit (JFFS) 2012 Suharyo Husen, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara News, di Jakarta, Jumat.

Suharyo Husen menyebutkan rangkaian kegiatan JFSS akan memberikan masukan konkret untuk pelaksanaan 22 kegiatan ekonomi utama.

Dari 22 kegiatan tersebut, lanjutnya, terdapat delapan kelompok kegiatan berkaitan dengan pangan yaitu pertanian pangan, perikanan, peternakan, perkayuan, kakao, karet, kelapa sawit, dan makanan minuman.

"Namun nampaknya program tersebut belum terperinci dan mendalam," kata Suharyo.

Ia juga mengatakan, fokus utama JFSS akan membahas permasalahan lingkungan, moratorium pembukaan lahan hutan alam dan lahan gambut, serta berbagai isu yang berkembang saat ini.

Selain itu, ia menegaskan perlunya hal itu dikemas dalam suatu "road map" (peta jalan atau pedoman) yang jelas pada setiap koridor pembangunan ekonomi, yang disesuaikan dengan kepentingan strategis di bidang pangan.

"Hal ini penting mengingat beberapa koridor belum terkait dengan pengembangan di bidang pangan," katanya.

Pemerintah sendiri telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur selama tahun 2012 dengan fokus pada proyek-proyek dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan Metropolitan Priority Area (MPA).

Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Dedy Supriadi Priatna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (5/1), menyebutkan, proyek-proyek tersebut terdiri atas infrastrukur bandara, pelabuhan, dan jalan tol.

Terkait proyek infrastruktur bandara dan pelabuhan, yang akan dikembangkan adalah perluasan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dengan nilai investasi 1,17 miliar dolar AS, perluasan Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan nilai investasi sebesar 800 juta dolar AS, dan perluasan Bandara Tjilik Riwut Kalimantan Tengah sebesar 11,31 juta dolar AS.

(M040/A011)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen