Khamis, 13 Oktober 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Tabrak Bikers hingga Tewas, Truk Dibakar Massa

Posted: 13 Oct 2011 12:56 AM PDT

TANGERANG - Ratusan warga Sukadiri, Mauk, Kabupaten Tangerang, mengamuk dengan menghancurkan empat truk pengangkut tanah di Jalan Raya Mauk, Kilometer 14. Warga juga sempat membakar satu truk tanah dengan nomor polisi B 9849 ZJ.
 
Amuk warga terjadi, karena truk menabrak dan melindas pengendara sepeda motor hingga tewas. Warga yang kesal, lalu mencegat setiap truk tanah yang melintas, merusak dan membakarnya.
 
Korban yang diketahui bernama Lulu Aida, selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tangerang. Jenazah korban, dimakamkan malam itu juga.
 
Berdasarkan informasi yang terhimpun, kecelakaan maut itu terjadi saat iring-iringan truk tanah melintas nyaris menutup jalan. Pengendara sepeda motor yang hilang kesabaran, lalu menyalip truk yang melintas. Namun naas, motor yang dikendarai Lulu tersenggol pengendara sepeda motor lain hingga terjatuh.
 
Lulu yang jatuh tepat didepan truk tanah, langsung dilindas hingga sekarat. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Lulu keburu menghembuskan nafas terakhirnya.
 
Agus Sufahmi, salah seorang warga mengatakan, kematian Lulu kontan menyulut amarah warga yang langsung melakukan aksi spontanitas dengan menghentikan, merusak dan membakar truk tanah yang melintas.
 
"Warga kesal karena truk tanah menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas," ujarnya, kepada okezone, Kamis (12/10/2011).
 
Ditambahkan, sopir truk yang diduga menabrak korban, saat ini sudah diamankan petugas kepolisian Mauk, untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawabannya.
 
Sementara itu, suasana haru masih tampak menyelimuti kediaman Lulu. Anak pasangan Topik Rohma dan Mumun Munawaroh ini, masih terlihat trauma dengan kecelakaan itu. "Tidak pernah ada firasat apa-apa. Kita sudah ikhlas," terang Topik pasrah.

(teb)

Full content generated by Get Full RSS.

Mabes Polri Usut Peluru yang Menewaskan Petrus

Posted: 13 Oct 2011 12:56 AM PDT

JAKARTA - Jajaran Mabes Polri akan menelusuri peluru yang bersarang di tubuh Petrus Ayamiseba, korban tewas bentrokan antara karyawan PT Freeport Indonesia dengan polisi di terminal gorong-gorong PT Freeport, Timika, Papua, beberapa hari lalu.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada anggotanya soal penembakan ini.
 
"Saya sudah sampaikan bahwa itu masih dalam tahap pemeriksaan. Saya belum bisa memberi informasi. Pada waktunya semua jelas, nanti kami kasih tahu," katanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (13/10/2011).
 
Sebelumnya, terjadi penembakan terhadap Petrus Ayamiseba (36), pada 10 Oktober 2011 sekira pukul 10.15 WIT di area jalur menuju terminal Gorong-Gorong, Timika, Papua. Karyawan PT Pangan Sari Utama yang memasok katering untuk pekerja Freeport itu tewas setelah dadanya tertembus timah panas.

(ful)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Komen